Breaking News:

Pilbup Malang

Koalisi dengan PDIP Dukung Petahana Sudah Jalan, Nasdem Tegaskan Melangkah Tanpa Mahar

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Nasdem Kabupaten Malang, Amarta Fazamenegaskan, langkah politik Nasdem gabung petahana tanpa didasari mahar

SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Ketua Badan Pemenangan Pemilu Nasdem Kabupaten Malang, Amarta Faza saat ditemui, Selasa (14/7/2020). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Status Sanusi-Didik sebagai incumbent pada Pilkada Malang 2020 jadi daya tarik bagi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dalam menentukan langkah politik.

"Kalau dari segi petahana memang ada keuntungan ya. Pertama sudah pernah menjabat, dan dari program-program yang dilaksanakan masyarakat sudah mendapatkan dan merasakannya," ujar Ketua Badan Pemenangan Pemilu Nasdem Kabupaten Malang, Amarta Faza saat ditemui, Selasa (14/7/2020).

Daya tarik tersebut membuat Partai Nasdem tak ragu untuk bergabung dalam koalisi yang dicanangkan oleh PDIP.

"Koalisi merah (PDIP) dan biru (Nasdem) sudah jalan, sosialisasi telah kami lakukan kepada para kader-kader kami," ujar pria yang akrab disapa Pasha ini.

Pasha menegaskan, langkah politik Nasdem gabung petahana tanpa didasari mahar alias imbalan apapun.

"Maharnya tidak ada. Kalau saat ini memang tagline kami tanpa mahar. Maharnya ya buat masyarakat," tutur anggota Badan Anggaran dan Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Malang itu.

Menurut Pasha, status petahana yang diemban Sanusi-Didik juga bermanfaat bagi masyarakat dalam menentukan pilihan pada Pilkada Malang 2020.

"Karena kalau incumbent program pemerintahan kan sudah pernah berjalan. Harapannya bisa diberikan ke masyarakat," tutur Pasha.

Kenangan manis pada Pilkada Malang 2015, coba diulangi oleh Partai Nasdem saat ini.

Pada saat itu, partai yang identik dengan sosok Surya Paloh ini pernah mengantarkan Rendra Kresna dan Sanusi menjadi Bupati Malang dan Wakil Bupati Malang.

"Nasdem dulu di tahun 2015 sudah pernah mengusung pak Rendra dan pak Sanusi. Itu adalah bagian dari mesin politik kami. Kami berupaya menghidupkan kembali mesin politik itu," ucapnya. 

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved