Breaking News:

Berita Nganjuk Hari Ini

Kronologi Perampokan Toko Pakaian di Nganjuk, Polisi Tangkap 1 Cowok dan 1 Cewek

Polres Nganjuk berhasil mengungkap kasus perampokan toko pakaian Desa Pelem, Kecamatan Kertosono, Nganjuk.

net
ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, NGANJUK - Polres Nganjuk berhasil mengungkap kasus perampokan toko pakaian Desa Pelem, Kecamatan Kertosono, Nganjuk.

Dalam kasus ini polisi menangkap dua tersangka, yaitu Rendi Setiawan (26), dan Atik Irawati.

Rendi merupakan eksekutor, dan Atik merupakan penadah barang hasil perampokan.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Rony Yunimantara menjelaskan Rendi Setiawan beraksi bersama temanya berinisial AD yang masih buron.

Saat beraksi, tersangka menjatuhkan barang sehingga didengar oleh pemilik toko yang sedang tidur di kamarnya.

"Karena curiga, pemilik toko langsung keluar untuk mengetahui asal suara jatuh tersebut," kata Rony Yunimantara kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (14/7/2020).

Saat melihat pemilik toko, tersangka langsung mengancam agar korban tidak teriak.

Dua tersangka itu juga minta tersangka untuk menyerahkan dua ponsel dan uang Rp 1,5 juta.

"Setelah mendapat dua ponsel dan uang, dua tersangka itu minta pemilik toko untuk membuakan pintu, lalu mereka kabur."

"Pemilik toko melaporkan perampokan ini ke Polsek Kertosono," ucap Rony Yunimantara.

Terbongkarnya kasus ini bermula saat polisi berhasil melacak ponsel hasil perampokan yang dipegang Atik Irawati di Surabaya.

Atik Irawati mengaku membeli ponsel itu seharga Rp 900.000 dari temanya bernama Wawan.

Ternyata Wawan mendapat ponsel itu dari tersangka Rendi Setiawan.

"Lalu kami menangkap Rendi Setiawan di rumahnya. Saat ini kami masih mengejar satu tersangka lain," ucap Rony Yunimantara.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved