Virus Corona di Malang

Fenomena Belajar Daring di Warkop, Di Jabung Malang Siswa Manfaatkan Wifi Warkop Untuk Tugas Sekolah

Siswa yang kesulitan mengakses internet memilih belajar di Warkop.Kondisi seperti ini setidaknya terlihat di Dusun Lemahbang, Desa Kemiri Jabung

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Siswa mengerjakan tugas sekolah dengan memanfaatkan wifi di warkop Pitung di Dusun Lemahbang, Desa Kemiri, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Kamis (16/7/2020). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Fenomena baru proses belajar siswa sekolah di Warkop (Warung Kopi) ketika pembelajaran tak lagi diadakan di sekolah benar-benar terjadi.

Siswa memilih belajar di Warkop karena pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) secara daring membutuhkan jaringan internet.

Siswa yang kesulitan mengakses internet di rumah memilih belajar di Warkop.

Kondisi seperti ini setidaknya terlihat di Dusun Lemahbang, Desa Kemiri, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Sejumlah anak SD-SMP di Dusun Lemahbang memanfaatkan wifi dari Warkop Pitoeng yang dimiliki M Syafruddin.

M Syafruddin atau Udin sejak dua tahun terakhir, ia membuat SBR Farm dan Warkop di rumahnya.

Sebagai pemilik Warkop ia berlapang dada memfasilitasi siswa-siswa yang kesulitan mengakses internet, baik secara fasilitas teknis maupun secara ekonomi untuk belajar bersama di Warkopnya di pagi hingga siang hari.

"Anak-anak datang ke sini sejak Senin (13/7/2020) saat mulai masuk sekolah. Awalnya dua orang. Terus kemudian hari, jadi lebih banyak," jelas Udin, panggilan akrabnya pada suryamalang.com.

Kedatangan dua anak itu izin memakai wifi Warkop untuk mengerjakan tugas sekolah.

Dikatakan, sebelumnya, wifinya memang disediakan sebagai salah satu layanan fasilitas Warkop Pitoeng bagi pengunjung pada malam hari.

Di mana pembeli cukup membayar Rp 5000 untuk mendapat minuman dan kue sudah bisa menikmati fasilitas wifi.

"Setelah ada yang datang itu, saya jadi memikirkan kemanfaatan lainnya buat anak-anak yang saat ini sedang belajar di rumah. Pasti ada tugas-tugas yang perlu dikerjakan," jawab pria yang bekerja di Poltekom Malang ini.

Khusus bagi anak-anak yang belajar daring di Warkopnya sudah ditegaskan jika tidak perlu membeli paket makan/minum untuk mendapatkan fasilitas Wifi. 

"Saya juga bilang ke anak-anak jika tidak punya HP buat ngerjakan tugas, saya usahakan. Kalau ada teman-teman mereka mau datang juga tidak apa," kata dia.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved