Virus Corona di Jatim

Tes Baru Covid-19 dengan TCM Lebih Efektif Ketimbang PCR, IDI Jatim Rekomendasikan TCM Diperbanyak

Ketua IDI Jatim, Sutrisno menjelaskan TCM lebih efektif dibandingkan tes PCR (Polymerase Chain Reaction).

TribunJatim/Sofyan Arif Candra Sakti
Ketua IDI Jatim, Sutrisno merekomendasikan penggunaan dan memperbanyak TCM untuk testing kasus Covid-19 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Ikatan Dokter Indonesia Jawa Timur (IDI Jatim) mendorong pemerintah untuk meningkatkan kapasitas testing kasus Covid-19 menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM).

Ketua IDI Jatim, Sutrisno menjelaskan TCM lebih efektif dibandingkan tes PCR (Polymerase Chain Reaction).

"TCM hanya perlu waktu 50 menit sudah bisa keluar hasilnya dengan kualitas yang tidak jauh berbeda dengan PCR. Saya kira ini sangat bagus untuk pelayanan apalagi di emergency," kata Sutrisno, Kamis (16/7/2020).

Sedangkan PCR perlu waktu 1 hari bahkan ada yang 1 pekan hingga 2 pekan.

"Running PCR itu complicated kalau TCM ini simpel," lanjut dokter spesialis kandungan ini.

Selain waktu yang lebih cepat, biaya tes TCM juga lebih murah dibandingkan PCR.

"Selama ini lebih banyak menggunakan PCR karena catridge Covid-19 masih sulit didapatkan," kata Sutrisno.

Sutrisno menjelaskan, saat ini di Jawa Timur ada lebih dari 200 mesin TCM yang dulunya digunakan untuk mendiagnosis TBC yang tersebar di sejumlah rumah sakit.

"Sekarang mesin ini bisa dialihkan ke Covid-19 dengan memberikan catridge Covid-19," ucapnya.

Menurut Sutrisno jika memang pemerintah akan menambah kapasitas testing lebih baik memperbanyak mesin TCM.

"Terutama untuk unit emergency dengan pasien yang datang dengan kasus tidak jelas," kata Sutrisno.

Apalagi jumlah ibu hamil yang positif Covid-19 dari hari ke hari meningkat.

Diagnosa Covid-19 sangatlah penting bagi dokter untuk melakukan tindak lanjut kepada ibu hamil dan bayi.

"Sistem rujukan maternal harus ditata jangan sampai orang daerah jauh-jauh ke Surabaya ingin melahirkan karena ada Covid-19," pungkasnya.

(Sofyan Arif Candra)

Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved