Berita Malang Hari Ini
Apersi Jawa Timur Sebut Penjualan Rumah di Jatim Bisa Tak Capai Target
Apersi Jawa Timur menyampaikan penjualan rumah tahun 2020 bakal anjlok sampai 50 persen.
Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, MALANG - Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Jawa Timur menyampaikan penjualan rumah tahun 2020 bakal anjlok sampai 50 persen.
Dari 20 ribu target rumah yang terjual di tahun ini, kemungkinan hanya tercapai 10 ribu unit saja.
"Karena Covid-19 ini, kami prediksi mungkin hanya tercapai separonya yakni 10 ribu unit," ucap Mahrus Sholeh, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Apersi Jawa Timur.
Menurut dia, trend penjualan rumah tahun ini masih fluktuatif.
Pada April, misalnya, terjadi penurunan sebesar 40 persen. Namun pada Juni, penjualan meningkat 67 persen.
"Masih fluktuatif. Kalau kami ya berharap naik terus," ucap dia.
Mahrus menyebut Malang Raya masih menjadi wilayah favorit perumahan disamping Kabupaten Gresik, Sidoarjo, Lamongan dan Tulungagung.
Kawasan yang disukai itu terletak di Kecamatan Wagir, Pakis dan Singosari.
"Karena di kota sudah jauh harganya," bebernya.
Agar sektor perumahan bisa terus produksi, Mahrus berharap perbankan mempermudah realisasi pembayaran nasabah Kredit Perumahan Rakyat (KPR) kepada pengembang.
Sampai bulan Juni, terdapat 4.500 unit rumah yang siap dipasarkan di seluruh Jawa Timur.
Di sisi lain, Head of Consumer BNI Kanwil Malang Agus Haedar Usman mengatakan pihaknya membantu bisnis di sektor perumahan melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Bentuknya, BNI memberikan pembiayaan bagi 500 pengusaha atau user.
"Saat ini masih dimanfaatkan separo dari kuota. Mudah-mudahan pada Juli dan Agustus ini sudah penuh," jelas Agus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/suryamalangcom-berita-kriminal-malang-terkini-hari-ini-berita-arema-5.jpg)