Breaking News:

Berita Mojokerto Hari Ini

Gasak Rp 259 Juta, Pencuri Modus Pecah Kaca Mobil Nasabah Mandiri Mojokerto Langsung Beli Tanah

Tersangka memakai uang itu untuk membeli sebidang tanah berharga Rp 20 juta yang sisanya digunakan untuk berfoya-foya dan kebutuhan hidup

mohammad romadoni/suryamalang.com
Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander, membeberkan barang bukti hasil kejahatan pencurian modus pecah kaca yang mayoritas korbannya adalah nasabah Bank Mandiri. 

SURYAMALANG.COM | MOJOKERTO - Ketiga residivis komplotan pencuri modus pecah kaca mobil yang korbannya nasabah bank di Mojokerto memakai uang hasil kejahatan senilai Rp 259 juta untuk berfoya-foya. Para tersangka bahkan membeli tanah, kendaraan bermotor dan barang elektronik.

Ketiga tersangka bernama Angga Ismawahyudi (30) asal Pandaan Pasuruan, Husin R (53) asal Surabaya, dan Hariyanto (48) warga Garum Kabupaten Blitar. Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldhy Hangga Putra, mengatakan tersangka Hariyanto mendapat pembagian uang hasil kejahatan paling banyak yaitu senilai Rp 87 juta.

Tersangka memakai sebagian uang itu membeli tanah luas 7x15 meter di Dusun Kebogerang, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Sedangkan, sertifikat pembelian tanah itu atas nama istri tersangka.

Resedivis di Malang, Pencuri Modus Pecah Kaca Mobil di Mojokerto Pakai Kode Khusus saat Incar Target

2 Pelaku Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Nasabah Bank Mandiri Ditembak, Gasak 259 Juta di Mojokerto

"Tersangka memakai uang itu untuk membeli sebidang tanah berharga Rp 20 juta yang sisanya digunakan untuk berfoya-foya dan kebutuhan hidup," ungkapnya di Mapolres Mojokerto, Senin (20/8/2020).

Menurut dia, tersangka Angga mendapat bagian uang hasil pencurian sekitar Rp.86 juta.

Sedangkan, tersangka Husin memperoleh bagian Rp 85 juta. Keduanya, memakai uang hasil kejahatan membeli kendaraan bermotor Satria F hitam W 2760 WF dan Mio Putih S 2308 VQ serta Smart TV 49 inchi merek Toshiba.

"Kami menyita sisa hasil kejahatan sekitar Rp 1,6 juta dan Rp 1,1 juta dan beberpa buku tabungan serta kartu ATM milik tersangka," jelasnya.

Dikatakannya, terungkapnya kasus pencurian modus pecah kaca ini dari bukti petunjuk berupa rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV) di lokasi kejadian.

Dari rekaman kamera CCTV terlihat tersangka mengendarai motor persis saat terjadinya kejadian pencurian tersebut.

Hasil penyelidikan saat itu, pihaknya mengidentifikasi motor Yamaha MX warna hitam Nopol S 3785 R yang dikendarai oleh tersangka Hariyanto dengan ciri-ciri mengenakan kaos warna putih sesuai barang bukti yang disita.

Tersangka Hariyanto alias Yanto adalah pelaku yang pertama kali ditangkap di tempat persembunyian di wilayah Mojokerto pada Rabu (15/7/2020) sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan dari penangkapan itulah akhirnya tersangka lainnya berhasil ditangkap.

"Kendaraan Honda CBR yang dipakai tersangka saat melakukan kejahatan sudah dijual," tandasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved