Breaking News:

Kejelasan Nasib Wabup Malang

Soal Kejelasan Nasib Wabup Soedarman, DPRD Kabupaten Malang: Kami Tak Bisa Berbuat Banyak

Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, turut berkomentar terkait kejelasan nasib Wakil Bupati Malang terpilih, Mohamad Soedarman.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
M Soedarman ketika sedang bermain musik piano di rumahnya yang berlokasi di Sudimoro, Kota Malang, Senin (20/7/2020). Kejelasan pelantikan Soedarman sebagai Wakil Bupati Malang masih belum jelas hingga kini, sehingga ia lebih memilih menghabiskan waktunya dengan bermain musik dan menciptakan lagu. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, turut berkomentar terkait kejelasan nasib Wakil Bupati Malang terpilih, Mohamad Soedarman. Ia menegaskan pihaknya telah menjalankan tugas sesuai kewenangan yang berlaku.

"DPRD Kabupaten Malang kewajibannya sudah menghantarkan. Terkait dengan memformalkan secara keseluruhan, itu menjadi kewenangannya Kemendagri (Kementrian Dalam Negeri)," tutur Didik ketika dikonfirmasi, Senin (20/7/2020).

Pada 9 Oktober 2019, DPRD Kabupaten Malang melaksanakan pemilihan Wakil Bupati Malang dengan cara voting terbuka.

SK Kemendagri Soal Pelantikan Wabup Malang Tak Kunjung Turun, Ini yang Dilakukan M Soedarman

"Dasarnya kami melakukan pemilihan Wakil Bupari Malang kala itu dari rekomendasi awal dari bu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa)," tutur mantan Kepala Desa Tunjungtirto, Singosari ini.

Didik mengkiaskan, kondisi yang menimpa Soedarman akan berbeda jika saat itu pihaknya tidak mendapatkan rekomendasi dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah tentang pelaksanaan pemilihan Wakil Bupati Malang.

"Andai kata waktu itu gubernur tidak memberi rekomendasi, kami ya tidak melaksanakan pemilihan Wakil Bupati Malang kala itu secara terbuka," ucap politisi PDIP itu.

Voting terbuka yang mengantarkan Soedarman menjadi Wakil Bupati Malang terpilih kabarnya bebas dari dagelan.

"Tidak ada satu pun yang bermain saat itu. Hasilnya langsung kami laporkan ke Bupati Malang, gubernur dan Kemendagri," tegas Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang ini.

DPRD Kabupaten Malang juga sudah berkomunikasi dengan Kementrian Dalam Negeri tentang kepastian pelantikan Soedarman.

"Kami tegaskan sudah melaksanakan tugas sesuai apa yang diperintahkan, dan semua berjalan dengan baik,” ungkap Didik.

Sementara itu, Bupati Malang, Muhammad Sanusi mengaku hanya bisa menunggu terkait pelantikan Soedarman jadi wabup.

"Karena kepastian pelantikan kalau ada SK (surat keputusan). Jika tidak ada ya gak bisa," ucap Sanusi.

Di sisi lain, posisi Wakil Bupati Malang masih kosong sejak Sanusi dilantik sebagai Bupati Malang September lalu.

Mohamad Soedarman digadang-gadang jadi pendamping Sanusi di Pemkab Malang karena meraih suara terbanyak pada pemilihan pada 9 Oktober 2019 lalu

Berdasarkan masa jabatan dalam RPJMD periode kepemimpinan Sanusi akan berakhir pada Februari 2021 mendatang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved