Virus Corona di Batu

Ini Empat Langkah Panduan Pelaksanaan Pemotongan Kurban di Kota Batu

Petugas pemotongan hewan yang berasal dari daerah lain harus memiliki surat keterangan sehat dari rumah sakit atau Puskesmas.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Fungsional Dokter Hewan Pusat Kesehatan Hewan Kota Batu drh Utami Kurniawati. 

Keempat adalah penerapan higiene dan sanitasi. Tempat pemotongan harus menyediakan tempat cuci tangan dan pencuci tangan atau hand sanitizer.

Melakukan pembersihan dan desinfeksi peralatan sebelum dan sesudah digunakan.

Petugas di lokasi penyembelihan dan penanganan daging harus berbeda dan kotoran harus ditangani dengan baik.

“Kegiatan pemantauan hewan kurban setiap tahun tapi karena ini ada pandemi maka harus ekstra hati-hati. biasanya H-10 sudah keliling tapi sekarang jauh lebih awal,” ujar Utami, Selasa (21/7/2020).

Utami juga menerangkan kriteria hewan kurban yang ideal untuk disembelih. Beberapa di antaranya adalah hewan telah cukup umur. Kemudian hewan tidak cacat dan hewan harus dipastikan sehat.

“Sebenarnya cukup umur. Kalau sapi usia 1.5 sampai 2 tahun. Kambing di atas setahun. Namanya berkurban jadi harus mempersembahkan yang terbaik. Kalau jenis kelamin, tidak perlu diperdebatkan,” ujarnya.

Utami merinci, ciri hewan yang sehat di antaranya adalah bisa dilihat dari dari postur tubuhnya. Kemudian bulu banyak yang rontok. Hewan yang sehat matanya terlihat cerah.

Sejauh ini, tidak ada laporan kalau ada hewan ternak yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Utami pun mengatakan kalau di Kota Batu kondisi hewan banyak yang baik dan sehat.

Beberapa temuan adalah kondisi hewan yang stres akibat perjalan. Kata Utami, hal tersebut wajar dan bisa segera dipulihkan.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved