Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Kejari Batu Bantah Tuduhan MCW Soal Prosedur Pemanggilan Saksi Kasus PBB Desa Sumberejo

Kasi Intel Kejari Batu menegaskan kalau pihaknya tidak pernah memerintah pihak Pemerintah Desa untuk untuk membuat surat panggilan.

SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu, Deddy Agus Oktavianto membantah tuduhan Malang Corruption Watch (MCW) terkait prosedur pemanggilan saksi dalam kasus dugaan penggelapan pajak bumi dan bangunan (PBB) Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Kota Batu 

MCW melaporkan Kejari Batu ke Komisi Kejaksaan RI karena dianggap telah menyalahi prosedur pemanggilan saksi.

“Intinya begini, kami tidak pernah membuat surat itu. Kalau diminta klarifikasi, insha Allah kami siap,” tegasnya.

Diminta pendapat terkait adanya sejumlah bukti yang dimiliki MCW, Deddy tidak banyak berkomentar.

Ia kembali menegaskan bahwa Endro belum berada di Batu saat kasus tersebut terjadi.

Deddy menerangkan, kasus dugaan penggelapan PBB Desa Sumberejo masih dalam tahap penyelidikan.

Seksi Pidsus tengah memeriksa sejumlah saksi. Seksi Pidsus juga terkendala jumlah SDM sehingga prosesnya agak lama.

“Lidik ini masih jalan. Kami jaga ritme jadwalnya karena personel juga sedikit. Kondisi itu lumayan jadi kendala,” tegasnya.

Malang Corruption Watch (MCW) melaporkan Kejaksaan Negeri Batu ke Komisi Kejaksaan Republik Indonesia. Laporan itu telah dikirim MCW pada Senin (12/7/2020).

MCW melaporkan Kejaksaan Negeri Batu ke Komisi Kejaksaan RI karena menilai kinerja Kejari Batu cacat prosedur dalam pengusutan kasus dugaan penggelapan PBB Desa Sumberejo.

Anggota Divisi Advokasi Unit Monitoring Hukum dan Peradilan MCW, Raymond Tobing memaparkan, Kejaksaan Negeri Batu tidak mengeluarkan surat pemanggilan resmi terhadap orang-orang yang dipanggil untuk dimintai keterangan. Justru, pemanggilan para saksi ke Kejaksaan Negeri Batu melalui surat Pemerintah Desa Sumberejo.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved