Breaking News:

Tribun Network : Mata Lokal Menjangkau Indonesia

Melalui wartawan lokal di berbagai pulau, Tribun menjadi panggung bagi perspektif lokal, mata lokal yang berwarna-warni.

Tribun Network 

SURYAMALANG.COM, MALANG - INDONESIA dibangun di atas lebih 17 ribu pulau dari Sabang sampai Merauke. Pulau-pulau itu dihuni oleh 1.340 etnis.

Pulau dan etnis bukan cuma jumlah. Mereka melahirkan perspektif, cara pandang.

Pula kebudayaan lokal, yang bertransformasi menjadi kebudayaan nasional. Kebudayaan Indonesia.

Muhammad Faisal pernah menyebutkan dalam bukunya 'Generasi Phi', bahwa keberagaman budaya ini akan merefleksikan sifat dan identitas individu yang ada.

Identitas mereka unik, beragam, dan warna-warni, tercermin dari pakaian tradisional yang berwarna-warni. Merah, kuning, hitam, hijau ... warna-warni Indonesia. A beautiful Indonesia is, actually, a colourful Indonesia.

Di situlah Tribun, sebagai media Koran, hadir dari kota ke kota, dari pulau ke pulau membawa segudang cerita.

Melalui wartawan lokal di berbagai pulau, Tribun menjadi panggung bagi perspektif lokal, mata lokal yang berwarna-warni.

"Lebih dari 20 tahun, Tribun tumbuh, berkembang, bersama warga lokal. Menjadi bagian penting yang tidak terpisahkan dari masyarakat lokal. Menjadi ikon lokal."

"Puluhan tahun, Tribun tumbuh bersama klub sepak bola lokal, politik lokal, bisnis lokal, pemerintah lokal, kebudayaan lokal. Membentuk dan dibentuk. Berinteraksi secara dinamis," ungkap Dahlan Dahi, Vice Chief Excecutive Officer Tribun Network.

Lalu muncul era internet, lanjutnya, yang membuka akses informasi-informasi di pelosok negeri.

Halaman
12
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved