Breaking News:

Berita Mojokerto Hari Ini

Tas Kresek Jadi Kode Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Mojokerto, Pelaku Pernah Beraksi di Malang

Komplotan maling modus pecah kaca mobil menggunakan kode 'tas kresek' saat beraksi di Mojokerto.

mohammad romadoni/suryamalang.com
Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander, membeberkan barang bukti hasil kejahatan pencurian modus pecah kaca mobil. 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Komplotan maling modus pecah kaca mobil menggunakan kode 'tas kresek' saat beraksi di Mojokerto.

Polisi menangkap tiga tersangka dalam kasus ini, yaitu Angga Ismawahyudi (30), Husin R (53), dan Hariyanto (48).

Angga Ismawahyudi bertugas memecahkan kaca mobil, Husin berperan mempersiapkan sarana prasarana, mengintai calon korban, dan menentukan lokasi pencurian, dan Hariyanto berperan mengintai calon korban dan mengalihkan perhatian warga sekitar.

"Mayoritas korbannya adalah nasabah bank. Mereka sudah sering beraksi di Kabupaten Mojokerto," ujar AKBP Dony Alexander, Kapolres Mojokerto kepada SURYAMALANG.COM, Senin (20/7/2020).

Dalam aksi terakhirnya, tersangka membuntuti korban yang mengambil uang di bankdi kawasan pintu Industrial Park (NIP).

Karena kurang, korban mengambil uang di bank lain yang tidak jauh dari lokasi pencurian.

Korban memarkirkan mobilnya di halaman bank yang berada di Jalan Raya Industri Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Untuk mengalihkan perhatian, tersangka Yanto mengajak tukang parkir bank mengobrol.

Sedangkan tersangka Angga mendekati lokasi, dan langsung memecahkan kaca depan mobil milik korban.

Angga langsung mengambil uang Rp 259 juta di dalam tas yang berada di bawah bangku penumpang bagian depan.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved