Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pemkab Malang Sebut Pembangunan KEK Singhasari Tetap Berjalan Meski Ada Pandemi Corona

Realisasi pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Singhasari tetap berjalan meski pandemi corona belum tunjukkan tanda akan berakhir

fatimatuz zahroh
Menteri Pariwisata Arief Yahya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Malang M Sanusi dan Direktur Utama PT Intelegensia Grahatama, David Santoso, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Alun-alun Singosari, seusai acara penyerahan dokumen PP No 68 tahun 2019 tentang KEK Singhasari di Museum Singhasari, Desa Klampok Kecamatan Singosari, Malang, Selasa (8/10/2019). 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Realisasi pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari tetap berjalan meski pandemi corona belum tunjukkan tanda akan berakhir.

“Saat sebelum masa pandemi sudah dilaksanakan penetapan terkait operator KEK Singhasari," ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang, Tomie Herawanto ketika dikonfirmasi.

KEK Singhasari adalah salah satu proyek nasional bernilai investasi terbesar di Kabupaten Malang. Angka investasi dikabarkan hingga angka Rp 15 miliar.

Fokus pembangunannya terbagi menjadi beberapa sektor pembangunan, seperti pariwisata, teknologi informasi, industri kreatif dan pendidikan.

Tomie menambahkan untuk saat ini KEK Singosari lebih ditekankan rencana pengembangan pola industri berbasis informasi dan teknologi, dari pada pembangunan fisik.

"Maka yang awalnya juga ditargetkan untuk dimulai pembangunan fisik, sementara yang terus dikembangkan sekarang adalah dari aspek daringnya yaitu pola industri IT (informasi dan teknologi),” tutur Tomie.

Apabila sesuai ekspetasi awal, pembangunan kawasan KEK Singhasari di tahap pertama akan berakhir pada bulan September mendatang.

“Hal ini kewenangannya melekat pada operator yang mengerjakan dalam hal ini ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation). Pola pengembangan industri informatikanya tidak terdampak dan kalau bicara infrastruktur, di awal capaiannya sudah mencapai 50 persen sampai 60 persen,” ujar Tomie.

Di sisi lain, Bupati Malang, Muhammad Sanusi tetap bertekad mempermudah perizinan investasi bisnis di wilayahnya, meski tengah berjibaku hadapi Covid-19 di Kabupaten Malang

Kemudahan tersebut juga berlaku bagi investor yang ingin tanamkan modal ke KEK Singhasari.

“Pak Presiden menekankan pemerintah daerah harus memberikan kemudahan bagi para investor yang ingin menanamkan modal, maka harus kami prioritaskan juga,” tutur Sanusi.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved