Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Lapas Klas I Lowokwaru Malang Bangun Trek Sepeda Gunung di Dalam Penjara Lapas Terbuka Ngajum

Kepala Lapas Klas I Lowokwaru Malang, Anak Agung Gde Krisna mengatakan pembangunan lintasan akan memanfaatkan lahan Lapas Terbuka Ngajum.

TribunJatim/Kukuh Kurniawan
Kepala Lapas Klas I Lowokwaru Malang, Anak Agung Gde Krisna saat menunjukkan gambar rancangan awal pembangunan lintasan sepeda gunung di Lapas Terbuka Ngajum, Selasa (28/7/2020) 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Lapas Klas I Lowokwaru Malang berencana akan membuat lintasan / trek sepeda gunung di dalam penjara.

Rencananya trek tersebut akan dibangun di Lapas Terbuka yang ada di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Kepala Lapas Klas I Lowokwaru Malang, Anak Agung Gde Krisna mengatakan pembangunan lintasan akan memanfaatkan lahan Lapas Terbuka Ngajum.

"Lahan Lapas Terbuka Ngajum memiliki luas sekitar 20 hektar, sehingga sayang kalau tidak kami manfaatkan dengan maksimal. Ini juga sebagai upaya kami untuk memberikan sarana edukasi pembinaan dan asimilasi bagi warga binaan," ujar Krisna, Selasa (28/7/2020).

Ia menjelaskan lahan yang ada di Lapas Terbuka Ngajum dimungkinakn untuk dibuat sebagai lintasan sepeda gunung.

"Karena area di sana merupakan sebuah perbukitan. Dan saat ini kami sedang konsultasi dengan tim teknis dari komunitas sepeda gunung, terkait pembangunan lintasan," tambahnya.

Nantinya di dalam lintasan sepeda gunung, akan dibangun obstacle atau halang rintang.

Sedangkan untuk bagian luar lintasan, akan dibangun warung atau kafe kecil yang semua pegawainya adalah warga binaan.

"Di lintasan tersebut akan kami bangun dua jalur yang berbeda. Satu jalur untuk pesepeda profesional dan satu jalur untuk bersenang senang. Untuk panjang jalur profesional sekitar 1,5 km, sedangakan untuk panjang jalur bersenang senang masih belum kami hitung panjangnya," bebernya.

Pembangunan lintasan sendiri akan dilakukan oleh para warga binaan yang berada di Lapas Terbuka Ngajum.

Halaman
12
Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved