Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

11 Ibu Hamil di Surabaya Positif Covid-19, Dokter Kandungan Disiagakan di Blok Karantina Khusus

Mereka yang positif itu sementara ditempatkan di Asrama Haji Sukolilo, dengan menempati satu blok khusus yang diperuntukkan untuk ibu hamil.

Tribun Jatim/Yusron Naufal Putra
ILUSTRASI - Suasana swab test untuk ibu hamil di Surabaya yang berlangsung di Gor Pancasila, Selasa (28/7/2020). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sebanyak 11 ibu hamil di Surabaya diketahui terpapar virus corona atau Covid-19 hingga Rabu (29/7/2020).

Konfirmasi kasus positif Covid-19 ibu hamil sebanyak 11 orang itu diketahui dari hasil swab test yang dilakukan Pemkot Surabaya.

Ibu hamil yang dinyatakan positif Covid-19 itu diisolasi khusus di Asrama Haji Sukolilo.

Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, sebelas orang itu merupakan hasil dari swab yang dilakukan Pemkot pada gelombang pertama beberapa waktu lalu.

"187 yang gelombang pertama itu, hasilnya sudah keluar 50, 11 orang positif, terus dibawa ke Asrama Haji Sukolilo," kata Febri saat ditemui di Balai Kota Surabaya, Rabu (29/7/2020).

Mereka yang positif itu sementara ditempatkan di Asrama Haji Sukolilo, dengan menempati satu blok khusus yang diperuntukkan untuk ibu hamil.

Febri menjamin selama menjalani masa karantina, mereka diperhatikan asupan gizinya.

Selain itu, para ibu hamil tersebut didampingi dokter spesialis kandungan serta dokter umum.

Mereka juga terus dikontrol rutin oleh Dinas kesehatan.

"Pendampingan dari dokter kandungan, di Asrama Haji juga ada dokter umum yang memantau kesehatan mereka," terang Febri.

Selama pandemi Covid-19 ini, Pemkot Surabaya memang menggelar swab test pada ibu hamil dengan usia kandungan 37 minggu.

Ini bakal terus dilakukan hingga pandemi selesai. Itu dilakukan rutin selama hari Selasa.

(Yusron Naufal Putra)

Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved