Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

300 Pasukan Gabungan Siap Amankan Malam Takbiran dan Idul Adha 2020 Kota Malang

Sebanyak 300 pasukan gabungan siap amankan malam takbir dan hari raya Idul Adha di Kota Malang

Kukuh Kurniawan/TribunJatim.com
Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf Tommy Anderson, saat memimpin upacara apel gelar pasukan malam takbir dan hari raya Idul Adha di Mapolresta Malang Kota, Kamis (30/7/2020). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sebanyak 300 pasukan gabungan siap amankan malam takbir dan hari raya Idul Adha di Kota Malang. Apel pasukan gabungan tersebut digelar langsung di halaman Mapolresta Malang Kota dan langsung dipimpin oleh Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf. Tommy Anderson.

Tommy mengatakan ada dua fokus utama terkait pengerahan pasukan gabungan tersebut.

"Yang pertama, kami imbau kepada masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan takbir keliling. Karena saat ini sedang dalam pandemi corona. Fokus utama selanjutnya adalah meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan," ujarnya kepada TribunJatim.com (grup suryamalang.com), Kamis (30/7/2020).

Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah mengeluarkan berbagai macam prosedur pelaksanaan untuk salat Idul Adha dan pemotongan hewan kurban, di tengah pandemi corona.

"Oleh karena itu kami imbau ke masyarakat terkait prosedur tersebut. Dan secara umum kami sampaikan ke masyarakat, agar jangan berkerumun. Tetap jaga kekhidmatan suasana Idul Adha dengan tetap mematuhi protokol kesehatan," bebernya.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata menerangkan ada 300 pasukan gabungan yang diturunkan dalam kegiatan ini.

"Terdiri dari unsur Brimob, TNI, Polisi, Kodim, Dinkes, Dishub, BPBD, dan Satpol PP. Seluruhnya kami sebar di seluruh wilayah Kota Malang. Bilamana ditemukan ada masyarakat yang melakukan takbir keliling, maka kami imbau untuk kembali," terangnya.

Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, meminta kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan takbir keliling.

"Lebih baik takbir dilakukan di masjid saja. Salat Idul Adha juga dilakukan sesuai protokol kesehatan, termasuk prosesi penyembelihan hewan kurban. Pak Walikota juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan Rumah Potong Hewan (RPH) untuk pemotongan hewan kurban. Oleh karena itu kami imbau sekali lagi ke masyarakat untuk tetap patuhi protokol kesehatan," tandas Sofyan.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved