Breaking News:

SBMPTN 2020

Jika Hasil Rapid Test Reaktif, Peserta UTBK Tahap 3 Dipastikan Gagal Ikut SBMPTN 2020

yang hasil rapid test dinyatakan reaktif hari ini sudah tidak punya kesempatan lagi untuk mengikuti UTBK SBMPTN 2020.

Penulis: sulvi sofiana
Editor: isy
sulvi soviana/suryamalang.com
Peserta UTBK SBMPTN 2020 tahap ketiga atau yang direlokasi mengikuti rapid test on the spot di Unair karena hasil pemeriksaan terakhir sudah kadaluarsa, Kamis (30/7/2020). 

SURYAMALANG.COM | SURABAYA - Hasil rapid test yang menjadi syarat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 membuat sebagian peserta harus dijdwalkan ulang hingga tahap tiga.

Dari 314 peserta UTBK SBMPTN 2020 di Universitas Airlangga (Unair) yang dijadwalkan ulang karena dinyatakan reaktif dalam tahap 1 maupun tahap 2, 14 peserta relokasi yang sudah mengambil UTBK di tahap kedua karena hasil rapid terbarunya dinyatakan nonreaktif.

Ketua Pusat UTBK SBMPTN 2020 Unair, Prof Junaidi Khotib, mengatakan kesempatan relokasi atau resecedule ini hanya diberikan hari ini.

"Jadi ada 303 yang disiapkan hari ini untuk mengikuti Ujian Relokasi pada pukul 14.00, tapi ini sudah ada yang datang dan melakukan rapid ternyata 4 diantaranya masih reaktif. Kamipun melakukan rapid sampai 2 kali agar tidak terjadi keraguan," ujar Prof Junaidi.

Junaidi menuturkan bahwa yang dinyatakan reaktif hari ini sudah tidak punya kesempatan lagi untuk mengikuti UTBK SBMPTN 2020.

Namun, ia menyampaikan peserta yang hari ini reaktif diharapkan tidak berkecil hati dan bisa mengikuti UTBK SBMPTN 2020 di tahun depan dengan performa yang lebih baik.

Che Vienna Adelia, peserta UTBK asal Surabaya, mengungkapkan dirinya harus mengikuti rapid test on the spot karena hasil swab miliknya sudah lewat dari 14 hari.

"Hasil rapid saya di laboratorium saat mau ujian tahap satu reaktif. Kemudian saya swab di Gelora Pancasila hasilnya negatif. Makanya saya dijadwalkan ulng test hari ini,"urainya.

Vienna berharap dirinya bisa mengikuti UTBK setalah rangkaian pemeriksaan Covid-19 menunjukkan dirinya negatif.

"Waktu itu saya agak flu, sekarang sehat semoga nonreaktif. Saya ingin ikut UTBK SBMPTN 2020. Kalaupun gagal, setidaknya saya bisa tes," harapnya sambil menunggu hasil rapid.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved