Breaking News:

Berita Sampang Hari Ini

Malam Takbiran Idul Adha 2020, Terjadi Peristiwa Pembacokan di Sampang, Korban Mau Pergi ke ATM BNI

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah, sebuah pembacokan terjadi di Desa Trapang Kecamatan Banyuates, Sampang, Madura.

Editor: isy
net
ilustrasi pembacokan 

SURYAMALANG.COM, SAMPANG - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah, sebuah pembacokan terjadi di Desa Trapang Kecamatan Banyuates, Sampang, Madura, Kamis (30/7/2020) sekitar pukul 07.00 WIB. Peristiwa itu dialami oleh salah satu pegawai yang bermitra dengan Badan Statistik (BPS) Sampang berinisial Y warga setempat.

Korban dibacok saat hendak pergi ke ATM Bank BNI di dekat pom bensin atau SPBU bersama dua anaknya. Informasinya yang dihimpun oleh TribunMadura.com (suryamalang.com), akibat peristiwa itu Y mengalami luka parah di bagian lengan dan kepala akibat dari senjata tajam (sajam) berupa celurit.

Namun, kondisi korban terselamatkan setelah dilarikan ke pelayanan kesehatan terdekat, Puskesmas Banyuates. Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Riki Donaire Piliang, membenarkan peristiwa tersebut namun belum bisa menjelaskan kronologi kejadiannya secara detail.

Sebab, dirinya mengaku belum menerima laporan secara detail dari Polsek setempat sehingga di sarankan mengkonfirmasi ke Kapolsek Banyuates.

"Untuk lebih jelasnya kronologi dan motifnya silakan ke Kapolsek Banyuates karena yang menangani kasus itu Polsek setempat," ujarnya.

Sedangkan Kapolsek Banyuates, Iptu Sukadi, menyampaikan motif dari pembacokan yang terjadi di Desa Trapang dari salah paham.

Namun, saat ditanya lebih detail pihaknya tidak berkomentar sebab, saat ini masih dilakukan penyidikan terhadap pelaku.

"Pelaku saat ini berhasil kami amankan dan kami masih melakukan pengembangan," singkatnya.

Saat dikonfirmasi melalui Kasi Statik Sosial BPS Sampang, Nur Amin membenarkan, jika korban pembacokan yang terjadi di wilayah perbatasan Kabupaten Sampang dan Bangkalan tersebut merupakan mitra dari BPS.

Dijelaskan, korban sudah dua tahun menjadi mitra BPS Sampang dan tugasnya mendata di bagian wilayah Kecamatan Banyuates.

"Kami terkejut setelah mendengar peristiwa itu dan kami langsung menghubungi keluarga korban," katanya.

Setelah mendengar pelaku sudah diamankan oleh Polsek Setempat, ia berharap agar ada tindakan hukum yang sesuai dengan perilaku yang dilakukannya.

"Pastinya saya berharap hukum yang diberikan setimpal," pungkasnya.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved