Miris Siswi SMP Jual Diri Demi Beli Smartphone dan Kuota Internet, Polisi Nyamar Jadi Pelanggan

Kabar miris datang dari seorang siswi SMP yang terlibat dalam kasus prostitusi online dengan menjual diri.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Tribunnews.com
Ilustrasi prostitusi online siswi SMP 

SURYAMALANG.COM - Kabar miris datang dari Siswi SMP yang terlibat dalam kasus prostitusi online dengan menjual diri. 

 Sekelompok siswi SMP itu rela menjual diri demi membeli smartphone dan Kuota internet

Demi membongkar kedok siswi SMP jual diri ini polisi harus menyamar sebagai pelanggan. 

Seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) berusia 15 tahun di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) nekat menjual diri ke pria hidung belang.

Hal itu dilakukan demi bisa membeli kuota internet dan memenuhi keperluan sehari-hari.

Miris Siswi SMP Jual Diri Demi Beli Smartphone dan Kuota Internet, Polisi Nyamar Jadi Pelanggan
Miris Siswi SMP Jual Diri Demi Beli Smartphone dan Kuota Internet, Polisi Nyamar Jadi Pelanggan (Tribunnews)

Seperti dikutip dari Tribun Batam dalam berita berjudul, Sejumlah Siswi SMP di Batam Rela 'Jual Diri' Demi Handphone Android dan Kuota Internet.

Kanitreskrim Polsek Batuaji Iptu Thetio mengungkapkan, anak-anak yang terjun dalam kasus prostitusi online itu mengaku hanya ingin memenuhi gaya hidup dan mendapatkan sejumlah uang untuk digunakan mengukuti perkembangan zaman.

"Kita lihat anak-anak zaman sekarang hampir rata-rata punya handphone android. Jika dipikir memiliki handphone android, banyak biaya yang diperlukan," kata Thetio.

Dia menambahkan, beberapa korban mengaku butuh uang membeli handphone dan membeli kuota internet.

"Para korban rata-rata masih se-umuran SMP yang ingin mendapatkan handphone dan ingin mengisi paket internet," kata Thetio.

Dia juga mengatakan, pihak sampai saat ini masih mendalami kasus prostitusi online yang mereka tangani.

"Kasusnya masih kita kembangkan, apakah ada motif lain," kata Thetio.

Berawal dari laporan masyarakat

Dilansir TribunBatam.id, Kapolsek Batu Aji, Kompol Jun Chaidir mengatakan, kegiatan prostitusi online melalui Aplikasi MiChat yang dilakukan RS (19) dan ML (21) terbongkar setelah adanya laporan masyarakat mengenai kegiatan tersebut.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved