Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Sengketa Lahan Puskesmas Ngantang, Kadinkes Kabupaten Malang : Saya Tidak Tahu

Puskesmas Ngantang akan dikembangkan jadi rumah sakit tipe D. Keberadaanya akan membantu masyarakat wilayah Malang Barat mendapat layanan kesehatan

ILUSTRASI - Puskesmas Ngantang, Kabupaten Malang 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sengketa lahan Puskesmas Ngantang ternyata tidak diketahui secara pribadi oleh drg Arbani Mukti Wibowo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.

"Saya secara pribadi tidak tahu tentang kabar polemik dalam tanah itu (Puskesmas Ngantang)," terang Arbani ketika dikonfirmasi, Kamis (30/7/2020).

Pria yang mengawali karir sebagai dokter gigi ini menyebut, penyelesaian polemik itu adalah ranah Dinas Pertanahan Kabupaten Malang.

"Puskesmas Ngantang telah beroperasi sebelum saya jadi kepala dinas kesehatan. Tepatnya pada 10 bulan lalu," ujar Arbani.

Arbani tak menampik ketika ditanya asal usul persetujuan pembelian lahan dan pembagunan Puskesmas Ngantang.

Semua tahap telah disetujui oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.

"Prosesnya memang dari Dinas Pertanahan. Persetujuannya dari Dinas Kesehatan. Dicek apakah benar butuh lahan atau tidak. Lalu pengadaan ke Dinas Pertanahan," beber mantan Direktur Utama RSUD Lawang ini.

Arbani menerangkan Puskesmas Ngantang juga akan dikembangkan menjadi rumah sakit tipe D.

Keberadaanya, akan membantu masyarakat wilayah Malang Barat mendapat layanan kesehatan berkualitas.

"Memang mau dikembangkan menjadi rumah sakit. Proses saat ini sedang advokasi dengan bapak Bupati untuk mempercepat operasional rumah sakit Ngantang," kata Arbani.

Arbani berpesan apabila sengketa yang mencuat bisa dilakukan rekonsiliasi secara baik-baik.

"Jika ada konflik maka mari kita selesaikan dengan musyawarah bersama," beber.

Pria yang kini sibuk menangani kasus Covid-19 itu mengatakan, operasional Puskesmas Ngantang hingga kini tidak ada masalah.

"Masih beroperasi hingga kini," ujar Arbani.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved