Donald Trump Larang Penggunaan Tik Tok di Amerika Serikat, Diduga Terkait 'Jual Beli' Data Warganya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memiki rencana larang warganya menggunakan Aplikasi Tik Tok.

kolase Suryamalang.com
Sisi Kiri Presien Amerika Serikat Donald Trump, Sisi Kanan Ilustrasi Tik Tok 

SURYAMALANG.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memiki rencana larang warganya menggunakan Aplikasi Tik Tok

Trump juga ancam akan segera keluarkan kebijakan untuk melaksanakan keinginannya dalam melarang warga AS menggunakan aplikasi Tik Tok

Salah satu alasan Trump larang menggunakan aplikasi Tik Tok adalah dugaan pengggunaan data pribadi warga AS yang diberikan kepada China. 

Dikutip dari Tribunnews.com terkait informasi ini pihak dari Tik Tok telah membantah dan menegaskan tidak ada data yang 'dibagi' dengan pemerintah China.

"Sejauh menyangkut TikTok, kami melarang mereka dari Amerika Serikat," kata Trump kepada wartawan di Air Force One.

Namun, belum ada rincian tentang apa yagn dilarang Trump terkait TikTok di AS, atau bagaimana larangan tersebut akan ditegakkan dan tantangan hukum apa yang akan dihadapi.

CEO TikTok: Kami Bukan Musuh

Lebih jauh, para pejabat dan politisi AS mengaku merasa khawatir dengan data yang dikumpulkan ByteDance melalui TikTok.

CEO TIkTok Kevin Mayer memberikan tanggapannya melalui unggahan yang diakses dari newsroom.tiktok.com.

"Kami tidak berpolitik, kami tidak menerima iklan politik dan tidak memiliki agenda," tulis Kevin.

Halaman
1234
Penulis: Farid Farid
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved