Donald Trump Larang Penggunaan Tik Tok di Amerika Serikat, Diduga Terkait 'Jual Beli' Data Warganya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memiki rencana larang warganya menggunakan Aplikasi Tik Tok.

Penulis: Farid Farid | Editor: Adrianus Adhi
kolase Suryamalang.com
Sisi Kiri Presien Amerika Serikat Donald Trump, Sisi Kanan Ilustrasi Tik Tok 

SURYAMALANG.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memiki rencana larang warganya menggunakan Aplikasi Tik Tok

Trump juga ancam akan segera keluarkan kebijakan untuk melaksanakan keinginannya dalam melarang warga AS menggunakan aplikasi Tik Tok

Salah satu alasan Trump larang menggunakan aplikasi Tik Tok adalah dugaan pengggunaan data pribadi warga AS yang diberikan kepada China. 

Dikutip dari Tribunnews.com terkait informasi ini pihak dari Tik Tok telah membantah dan menegaskan tidak ada data yang 'dibagi' dengan pemerintah China.

"Sejauh menyangkut TikTok, kami melarang mereka dari Amerika Serikat," kata Trump kepada wartawan di Air Force One.

Namun, belum ada rincian tentang apa yagn dilarang Trump terkait TikTok di AS, atau bagaimana larangan tersebut akan ditegakkan dan tantangan hukum apa yang akan dihadapi.

CEO TikTok: Kami Bukan Musuh

Lebih jauh, para pejabat dan politisi AS mengaku merasa khawatir dengan data yang dikumpulkan ByteDance melalui TikTok.

CEO TIkTok Kevin Mayer memberikan tanggapannya melalui unggahan yang diakses dari newsroom.tiktok.com.

"Kami tidak berpolitik, kami tidak menerima iklan politik dan tidak memiliki agenda," tulis Kevin.

"Satu-satunya tujuan kami adalah tetap menjadi platform yang dinamis untuk dinikmati semua orang," papar Kevin.

"TikTok menjadi target terbaru, tetapi kami bukan musuh," ungkap Kevin.

Mengutip BBC, Kevin Mayer pernah mengatakan, data pengguna aplikasi tidak disimpan di China.

Perusahaan juga mengatakan, mereka tidak akan memenuhi permintaan pemerintah China untuk menyensor konten atau memberikan akses ke data penggunanya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved