Berita Mojokerto Hari Ini

Selama Pandemi Covid-19, Tarif Batas Atas Berlaku di Terminal Kertajaya, Mojokerto

Sejumlah angkutan umum di Terminal Kertajaya Mojokerto menerapkan tarif batas atas selama pandemi Covid-19.

Terminal Kertajaya, Kota Mojokerto, Selasa (17/12/2019). 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Sejumlah angkutan umum di Terminal Kertajaya Mojokerto menerapkan tarif batas atas selama pandemi Covid-19.

Penerapan tarif batas atas tersebut tak ayal menyebabkan tarif normal angkutan umum naik dari biasanya.

Kenaikan tarif normal angkutan umum itu mulai dari angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang disebabkan akibat efek dampak Pandemi Covid-19 berkepanjangan.

Kasi Pengendalian dan Operasional UPT LLAJ Mojokerto Dishub Jatim, Yoyok Kristyowahono mengakui kenaikan tarif angkutan umum masih wajar karena di ambang batas tarif batas atas.

"Kenaikan tarif angkutan umum itu terkait dengan pengurangan jumlah penumpang yang diperbolehkan pada kendaraan angkutan umum," ujar Yoyok kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (1/8/2020).

Pengurangan jumlah penumpang yang diperbolehkan untuk angkutan umum bus sekitar 70 persen dari maksimal daya angkut.

Sebenarnya, batas maksimal 50 persen.

Karena banyak operator angkutan umum keberatan, akhirnya disepakati maksimal 70 persen mengangkut penumpang.

"Pembatasan penumpang itulah yang memicu kenaikan tarif angkutan umum untuk menutupi biaya operasional," ungkapnya.

Tarif normal bus ekonomi dari Surabaya- Mojokerto sebesar Rp 6.000.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved