Breaking News:

Tempat Wisata Malang Dibuka

Begini Riwayat Buka Tutup Tempat Wisata di Malang Hingga Perkembangan Terkini

Tiga pemerintahan di Malang Raya sepakat melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 17 Maret 2020

SURYAMALANG.COM/M Erwin
Pengunjung Pantai Watu Leter mendirikan tenda di pinggir pantai pada Jumat 31 Juli 2020. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Tiga pemerintahan di Malang Raya sepakat melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 17 Maret 2020.

Keputusan itu membuat Pemerintah Kabupaten Malang pertama kali menutup tempat pariwisata di wilayahnya pada 23 Maret 2020.

Penutupan berlaku bagi tempat pariwisata di seluruh Kabupaten Malang.

Alasannya, guna mencegah penularan virus corona atau Covid-19.

"Semua daya tarik wisata, destinasi wisata, fasilitas pariwisata atau rest area untuk sementara tidak menerima kunjungan atau tutup sementara."

"Kebijakan itu diterapkan sejak 23 Maret sampai 5 April 2020," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara ketika diwawancarai, Senin (23/5/2020).

Penutupan tempat pariwisata berdampak pada sektor ekonomi. Seperti halnya yang dirasakan para pedagang makanan di Pantai Balekambang.

Bahkan saat itu pedagang terpaksa memeras otak guna menyiasati sepinya pembeli. Salah satunya mencari sumber pendapatan lain. Tujuannya, agar asap dapur rumah tetap mengepul.

Seiring waktu berjalan, Dinas Pariwisata Kabupaten Malang menyusun aturan kunjungan pariwisata bagi wisatawan usai pandemi Covid-19.

Aturan tersebut diberlakukan agar masyarakat tetap aman dalam melakukan wisata, jika pada akhirnya wabah corona sudah dinyatakan berhenti.

Halaman
123
Penulis: Mohammad Erwin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved