Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Korban Pohon Tumbang Jalan BS Riadi, Bisa Ajukan Klaim Ganti Rugi Ke DLH Kota Malang dengan Mudah

Pengurusan klaim ganti rugi akibat pohon tumbang cukup mudah.Korban atau perwakilan dari korban datang ke kantor DLH Kota Malang untuk mengisi form

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dyan Rekohadi
Tribun Jatim/Kukuh Kurniawan
Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau DLH Kota Malang, Kuncahyani, Senin (3/8/2020) dan suasana saat evakuasi pohon tumbang , Sabtu (1/7/2020) 

Penulis : Kukuh Kurniawan , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM. MALANG - Korban ambruknya pohon peneduh jalan di Jalan Brigjen Slamet Riadi, Kecamatan Klojen, Kota Malang belum mengajukan klaim ganti rugi kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang.

Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau DLH Kota Malang, Kuncahyani mengatakan pihaknya masih terus menunggu pihak korban atau perwakilan korban datang ke kantor DLH Kota Malang.

"Sampai saat ini belum ada korban atau perwakilan korban datang untuk mengajukan klaim ganti rugi akibat pohon tumbang di Jalan Brigjen Slamet Riadi. Kami masih terus menunggu hingga sekarang. Kami berharap agar korban atau perwakilan korban segera datang mengurus asuransi pohon tumbang," ujar  Kuncahyani, Senin (3/8/2020).

Ia menjelaskan bahwa pengurusan klaim ganti rugi akibat pohon tumbang cukup mudah.

Korban atau perwakilan dari korban datang ke kantor DLH Kota Malang untuk mengisi form klaim ganti rugi.

"Selain itu juga membawa dan menunjukkan dokumen yang jelas, seperti misalnya kendaraan terkena pohon tumbang. Maka harus menunjukkan fotokopi STNK kendaraan dan fotokopi KTP korban," jelasnya.

Bila persyaratan telah lengkap, barulah pihaknya mengajukan klaim itu kepada pihak asuransi.

"Setelah itu pihak asuransi akan memproses semuanya. Nilai pertanggungan asuransi maksimal senilai Rp. 15 juta. Bila angka kerusakan lebih dari itu, maka tetap dibayar senilai pertanggungan asuransi maksimal. Contoh, bila kerusakan senilai Rp. 20 juta, maka tetap yang dibayarkan asuransi adalah Rp. 15 juta," bebernya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa asuransi pohon tumbang juga berlaku bagi manusia.

"Jadi bukan hanya korban materil saja, namun korban jiwa akibat pohon tumbang juga ditanggung asuransi. Contoh misalnya korban mengendarai sepeda motor lalu tertimpa pohon tumbang. Korban mengalami luka luka dan sepeda motor rusak. Maka asuransi akan menanggung kerusakan sepeda motor, juga sekaligus menanggung perawatan korban jiwa," pungkasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sebuah pohon peneduh jalan jenis flamboyan yang berada di Jalan Brigjen Slamet Riadi, Kecamatan Klojen, Kota Malang mendadak tumbang pada Sabtu (1/8/2020).

Pohon setinggi kurang lebih 25 meter itu rubuh dan menutup seluruh akses jalan tersebut.

Akibat kejadian itu, tiga orang luka ringan dan tiga kendaraan mengalami rusak cukup parah.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved