Breaking News:

Virus Corona di Malang

Bupati Malang Sebut Belum Ada Klaster Penularan Covid-19 di Industri, Siapkan Aksi 1,5 Juta Masker

Nanti pada tanggal 7 Agustus Mendagri akan melaunching 1,5 juta masker untuk masyarakat Kabupaten Malang, termasuk di perusahaan

SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Kegiatan produksi di pabrik rokok Cakra, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Selasa (4/8/2020). 

Penulis : Mohammad Erwin , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Bupati Malang, Muhammad Sanusi menegaskan kegiatan industri di wilayahnya tetap berjalan meski pandemi Covid-19 tengah melanda.

Sanusi menyebut klaster penularan virus dari industri masih nihil.

"Sampai hari ini perusahaan yang saya kunjungi, semua melaksanakan protokol kesehatan," ujar Sanusi saat meninjau protokol kesehatan di pabrik rokok Cakra di Pakisaji, Kabupaten Malang, Selasa, (4/8/2020).

Pengusaha tebu asal Gondanglegi ini menuturkan, faktor kedisiplinan jadi penentu Covid-19 nihil menerjang perusahaan di Kabupaten Malang.

“Karena perusahaaan harus memastikan setiap karyawannya non reaktif Covid-19. Jadi harus tracing dan dirapid test. Jika ada yang reaktif, saya minta perusahaan tidak memasukkan karyawan sampai karyawan tersebut non reaktif,” beber Calon Bupati Malang pada Pilkada 2020 itu.

Sanusi meminta perusahaan agar selalu menyediakan masker bagi karyawannya.

“Selain Cakra, di Penamas menyediakan 200 ribu masker, Gudang Baru 200 ribu, dan Bentoel 300 ribu," tutur Sanusi.

Terakhir, perusahaan di Kabupaten Malang akan dilibatkan untuk gerakan jutaan masker.

"Nanti pada tanggal 7 Agustus Mendagri akan melaunching 1,5 juta masker untuk masyarakat Kabupaten Malang, termasuk di perusahaan,” ucap Sanusi.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved