Breaking News:

Berita Malang Har Ini

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Dorong Sekolah Lakukan Inovasi Agar Memiliki Nilai Plus

Kepala Disdikbud Kota Malang, Zubaidah menyampaikan, bahwa inovasi harus terus dilakukan oleh sekolah agar sekolah memiliki nilai plus.

SURYAMALANG.COM/Humas Pemkot Malang
Zubaidah, Kadisdikbud Kota Malang saat sosialisasi PPDB untuk TK sampai SMP di aula kantor dinas setempat, Kamis (30/4/2020). Ia mendorong sekolah rajin melakukan inovasi 

Penulis : M Rifky Edgar H , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang (Disdikbud) mendorong agar tiap-tiap sekolah agar terus melakukan inovasi meski sekolah di Kota Malang belum beroperasi karena pandemi Covid-19, 

Dorongan itu disampaikan setelah 3 SMPN di Kota Malang telah mendapatkan penghargaan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Kota Malang Tahun 2020 dari Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko pada Senin (3/8).

Sekolah yang mendapatkan penghargaan tersebut di antaranya SMPN 10 Malang, SMPN 1 Malang dan SMPN 18 Malang.

SMPN 10 membuat inovasi SEGAR KAGEMI (Semua Segar dengan Kantin Gemar Makan Ikan).

Inovasi PTS (Peran Teman Sebaya) untuk program zonasi dari SMPN 1 Kota Malang dan TONGSIS (Kantong Sampah Siswa) dari SMPN 18 Kota Malang.

Kepala Disdikbud Kota Malang, Zubaidah menyampaikan, bahwa inovasi harus terus dilakukan oleh sekolah agar sekolah memiliki nilai plus.

Inovasi yang dilakukan juga bermacam-macam, dan itu tergantung kebijakan dari sekolah itu sendiri.

"Inovasi sekolah berbeda-beda mau membuatnya seperti apa. Dan itu tergantung dari kepala sekolahnya dan gurunya," ucapnya.

Sejumlah kebijakan juga telah dilakukan oleh Disdikbud Kota Malang di masing-masing sekolah.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved