Breaking News:

Berita Mojokerto Hari Ini

Fakta di Balik Video Viral Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) Berkelahi di Jalanan Kota Mojokerto

Beredar video viral perkelahian antar gelandangan dan pengemis (gepeng) di perempatan Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto.

Beredar video viral perkelahian antar gelandangan dan pengemis (gepeng) di perempatan Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto. 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Beredar video viral perkelahian antar gelandangan dan pengemis (gepeng) di perempatan Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto.

Dalam video viral berdurasi 0.30 menit itu terlihat sekelompok gepeng terlibat adu mulut sehingga memicu perhatian warga setempat.

Pertengkaran mulai adu mulut itu berubah menjadi perkelahian dan saling jambak dan memukul.

"Pemicu pertengkaran itu karena masalah pribadi," ujar Hariana Dodik Murtono, Kepala Satpol PP Kota Mojokerto kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (5/8/2020).

Pihaknya telah menangkap 13 orang yang diduga terlibat dalam perkelahian itu.

Menurutnya, para gepeng itu tinggal di Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajuritkulon.

Ternyata mereka sebelumnya sudah mempunyai masalah pribadi.

"Awalnya terjadi pertengkaran. Karena masalah pribadi, akhirnya melebar sehingga berujung perkelahian," jelasnya.

Pihaknya bertindak tegas karena video viral keributan itu meresahkan masyarakat.

Sebenarnya, Satpol PP Kota Mojokerto sudah beberapa kali merazia para gepeng itu.

Bahkan Dinas Sosial (Dinsos) sudah membina para gepeng itu.

Tapi, para gepeng itu kembali ke jalan.

"Kami membina dan memberdayakan agar mereka tidak kembali ke jalan," tandasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved