Breaking News:

Virus Corona di Jatim

Atasi Klaster Covid-19 di Pabrik Udang, Gubernur Jatim Khofifah Panggil Bupati Bondowoso

Keputusan strategis diambil dengan dibentuk tim yang terdiri dari Kepala Dinasnakertrans, Kepala Inspektorat, dan Ketua Rumpun Tracing Covid-19.

SURYAMALANG.COM/Fatimatus Zahroh
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa rapat bersama Bupati Bondowoso Salwa Arifin dalam rapat penanganan klaster baru penularan covid-19 pabrik pengolahan udang di Situbondo, di Gedung Negara Grahadi, Kamis (6/8/2020). 

Penulis : Fatimatuz Zahroh , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memanggil Bupati Bondowoso Salwa Arifin dalam rapat penanganan klaster baru penularan covid-19 pabrik pengolahan udang di Situbondo, di Gedung Negara Grahadi, Kamis (6/8/2020).

Ini karena dari klaster pabrik pengolahan udang tersebut banyak tenaga kerja dari Bondowoso yang juga terpapar covid-19. Sehingga butuh penanganan intensif agar tidak sampai ada penyebaran lebih luas covid-19 dari klaster ini.

"Hari ini kami rapat dengan Bupati Bondowoso. Karena 22 dari 23 kecamatan di Bondowoso itu ada yang jadi karyawan di pabrik tersebut yang menjadi klaster penularan baru di sana," kata Gubernur Khofifah usai rapat.

Dibutuhkan adanya penanganan yang komprehensif dan juga terpadu agar tracing dan penanganan pada yang kontak erat bisa segera dilakukan sehingga rantai penularan bisa diputus.

Dari rapat tersebut, dihasilkan keputusan strategis bahwa dibentuk tim yang terdiri dari Kepala Dinasnakertrans, Kepala Inspektorat, dan Ketua Rumpun Tracing Covid-19.

Tim ini akan turun langsung melakukan penanganan klaster pabrik udang Situbondo yang dampaknya banyak dari tenaga kerja dari Bondowoso.

"Tiga orang ini kami minta ini jadi tim untuk bisa membantu bagaimana sesungguhnya agar kita bisa memberikan solusi yang efektif dan lebih cepat terkait klaster itu terjadi," tegas Khofifah.

Sedangkan untuk pabrik pengolahan udang tersebut, industri yang terdampak langsung covid-19 diminta diberhentikan sementara.

Sedangkan yang tidak terdampak secara langsung bisa tetap dijalankan.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved