Breaking News:

Berita Persik Hari Ini

Kompetisi Segera Bergulir, Persik Kediri Minta 4 Hal Ini Harus Dilakukan PSSI dan PT LIB

CEO Klub Persik Kediri, Abdul Hakim Bafaqih, mengaku belum mendapatkan kepastian regulasi ekstra yang mengatur jalannya kompetisi

Persik Kediri
CEO Persik Kediri Abdul Hakim Bafaqih 

SURYAMALANG.COM | KEDIRI - Persik Kediri mengingatkan kembali PSSI dan PT LIB soal regulasi penyelenggaraan Kompetisi pada bulan Oktober 2020. CEO Klub Persik Kediri, Abdul Hakim Bafaqih, mengaku belum mendapatkan kepastian regulasi ekstra yang mengatur jalannya kompetisi.

Menurut Hakim, ada empat alasan yang membuatnya resah atas kompetisi Liga 1 yang segera berjalan ini.

“Kami perlu mengungkapkan keresahan itu karena Persik Kediriingin kompetisi nanti berjalan lancar dengan regulasi yang jelas,” kata Hakim.

Hakim menuturkan point pertama yang membuatnya resah adalah renegosiasi kontrak antara pihak klub dengan para pemain bersama pelatih.

Menurutnya, PSSI dan PT LIB harus menyiapkan skema jika kompetisi lanjutan harus berhenti saat di tengah jalan dan pihak klub sudah melakukanpembayaran kontrak sesuai kesepakatan.

“Karena sekali lagi, kita tidak bisa memprediksi pandemi Covid-19 kapan berakhir. Khawatir liga tiba-tiba berhenti lagi,” ujarnya.

Keresahan kedua, Hakim yang juga anggota DPR RI ini menanyakan siapa yang bakal menanggung ketika ada pemain atau ofisial yang dinyatakan reaktif atau positif Covid-19.

Ketiga, Hakim mengatakan bahwa Persik sudah menyampaikan usulan hak komersial klub dengan setiap tim menerima Rp 1,2-1,5 miliar bukan Rp 800 juta.

“Kami punya hitung-hitungan angka hak komersial,” ungkapnya.

Hitungan itu didasarkan pada jumlah kapasitas rata-rata stadion di Indonesia dan harga tiket pertandingan.

Halaman
12
Penulis: Farid Farid
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved