Breaking News:

Virus Corona di Jatim

22 Ahli Waris Tenaga Kesehatan Yang Meninggal Karena Covid-19 Terima Santunan Dari Menkes Terawan

Jumlah santunan kematian diberikan untuk 22 orang. Sedang pemberian insentif untuk delapan RS yang jadi rujukan penanganan Covid-19.

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Ny Titin, ibunda almarhumah dr Putri Wulan Sukmawati menerima santunan atas kematian anaknya yang menangani pasien Covid-19 dari Menkes Terawan Agus Putranto di aula Poltekes Malang, Jumat (7/8/2020). Dr Putri bertugas di RS Dr Soetomo Surabaya dan meninggal pada 5 Juli 2020 lalu. 

"Yang sudah diberi santunan sudah 30 orang. Yang sebelumnya 8 orang. Kemudian ini ada 22 orang. Yang mendatang lagi akan diberikan ke 20 orang lain. Sedang 27 orang lagi sedang tahap verifikasi," papar Abdul Kadir.

Dikatakan, kematian terbanyak pada tenaga kesehatan di Jawa Timur. Santunan yang diberikan per orang Rp 300 juta.

"Kalau insentif tenaga kesehatan ini simbolis saja karena kami sudah transfer dananya ke RS," tambahnya.

Ini dibenarkan oleh Dirut RS Husada Utama Surabaya yang menjadi RS rujukan penanganan Covid-19, dr Didi D Dewanto.

"Sebenarnya kami sudah menerima insentif untuk periode Maret, April, Mei. Di acara ini simbolis saja. Kami saat ini sedang mengajukan untuk Juni," jelas dr Didi pada suryamalang.com.

Untuk insentif tenaga kesehatan sesuai peraturan, nominal untuk dokter spesialis maksimal Rp 15 juta per bulan. Dokter umum maksimal Rp 10 juta/bulan. Dan perawat maksimal Rp 7,5 juta/bulan.

"Disebut maksimal karena masih disesuaikan lagi dengan jadwal dinasnya. Jadi kembali ke kinerjanya," jawab dia.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved