Berita Situbondo Hari Ini
Kronologi Massa Perguruan Rusak Rumah Warga di 2 Desa Situbondo, Diduga Bermula dari Masalah Bendera
Polisi masih menyelidiki kasus perusakan sejumlah rumah di dua desa di Situbondo.
Penulis: Izi Hartono | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, SITUBONDO - Polisi masih menyelidiki kasus perusakan sejumlah rumah di dua desa di Situbondo.
Diduga massa dari perguruan silat terlibat dalam perusakan sejumlah rumah warga tersebut.
"Kasus ini perlu diusut sampai akar-akarnya," ujar Dadang Wigiarto, Bupati Situbondo kepada SURYAMALANG.COM, Senin ( 10/08/2020).
Dadang menduga ada orang yang menggerakkan atau mengoordinasi, dan memprovokasi.
"Penegakan hukum bisa menjadi pembelajaran bahwa orang tidak boleh main hakim sendiri, dan apalagi sampai merugikan orang yang tidak tahu apa-apa," katanya.
Perusakan ini bermula saat kelompok perguruan silat mengambil bendera yang dipasang warga.
Warga yang melihat itu langsung menegur kelompok tersebut.
Tapi, teguran itu memicu kemarahan kelompok perguruan silat tersebut.
Dadang menegaskan pihaknya akan memanggil dan minta pertanggungjawaban pihak yang terlibat dalam kasus ini.
"Termasuk kerugian materialnya di masyarakat itu," terangnya.
Sebelumnya, massa merusak sejumlah rumah warga di Desa Kayuputih, Kecamatan Panji, dan Desa Tribungan, Kecamatan Mangaran.
Perusakan itu dipicu balas dendam akibat massa perguruan silat bentrok dengan warga.
Bentrokan tersebut mengakibatkan empat warga mengalami luka-luka dan harus dibawa ke Puskesmas Mangaran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/polisi-masih-menyelidiki-kasus-perusakan-sejumlah-rumah-di-dua-desa-di-situbondo.jpg)