Minggu, 12 April 2026

Berita Blitar Hari Ini

Rehab Rumah, Pekerja di Blitar Temukan Mortir Terbungkus Kain Putih

Seorang pekerja, Handoko, menemukan bahan peledak jenis mortir di dalam rumah milik Suharti di Blitar

Penulis: Samsul Hadi | Editor: isy
samsul hadi/suryamalang.com
Tim Jihandak Brimob Kediri memeriksa mortir yang ditemukan di rumah warga Jalan Kalasan, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Senin (10/8/2020). 

SURYAMALANG.COM | BLITAR - Seorang pekerja, Handoko, menemukan bahan peledak jenis mortir di dalam rumah milik Suharti di Jl Kalasan, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Senin (10/8/2020). Handoko menemukan mortir yang terbungkus kain putih di atas lemari di dalam rumah milik Suharti.

Saat itu, Handoko sedang bekerja merehab rumah milik Suharti. Temuan mortir itu kemudian dilaporkan ke Polres Blitar Kota.

Satreskrim Polres Blitar Kota bersama tim penjinak bahan peledak (Jihandak) Brimob Kediri datang ke lokasi untuk mengamankan mortir tersebut. Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Ardi Purboyo mengatakan dari hasil penyelidikan bahan peledak jenis mortir itu milik Irvan Wahyudi. Irvan merupakan orang yang mengontrak rumah milik Suharti.

"Saat kami minta keterangan, pemilik rumah merasa tidak pernah memiliki benda seperti itu. Pemilik rumah bilang kalau sebelumnya rumah itu dikontrak oleh Irvan. Lalu, kami berusaha menghubungi Irvan," kata Ardi.

Dari penjelasan Irvan, kata Ardi, Irvan mulai mengontrak rumah milik Suharti sejak 2012 dan berakhir pada Januari 2020.

Irvan juga sudah mengakui benda itu miliknya.

Irvan mengaku benda itu dibawa dari Malang sekitar setahun lalu.

Menurut Irvan, benda itu peninggalan ayahnya yang merupakan pensiunan TNI AD pada 1983.

Irvan berencana menggunakan benda itu untuk asbak atau hiasan rumah.

"Pengakuan pemilik benda itu milik ayahnya yang merupakan pensiunan TNI AD. Benda itu dibawa dari Malang sekitar setahun lalu dan rencananya digunakan untuk asbak atau hiasan rumah. Tapi, kami masih mendalami lagi keterangan dari pemilik benda tersebut," katanya.

Dikatakannya, sekarang mortir sudah diamankan Tim Jihandak Brimob Kediri.

Tim Jihandak masih meneliti kondisi mortir. Mortir itu memiliki panjang 27 cm dan diameter 6 cm.

"Apakah mortir masih aktif atau tidak masih diteliti oleh Tim Jihandak Brimob Kediri," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved