Breaking News:

Advertorial

Kuatkan Identitas Budaya Kota Malang, Dindikbud Berikan Pembinaan kepada Seniman

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar kegiatan yang bertajuk Art & Culture 2020 di Hotel Santika Kota Malang

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: isy
rifky edgar/suryamalang.com
Wali Kota Malang, Sutiaji bersama Kepala Dindikbud Kota Malang, Zubaidah saat membuka event Art & Culture 2020 dalam rangka memberikan pembinaan, pemberdayaan dan apresiasi kepada para pelaku seni dan budaya di Kota Malang, Rabu (12/8/2020). 

Namun, ragam seni dan budaya lokal khas Kota Malang yang masuk dalam WBTB saat ini belum ada yang terdaftar.

Meski sebenarnya, kata Andayun WBTB di Kota Malang ini jumlahnya cukup banyak dan beragam.

"Karena dua tahun belakangan ini WBTB di Kota Malang ini masih nihil, meski sebenarnya potensinya banyak,"

"Kalau selama ini yang terkenal hanya Topeng Malang. Dan yang kami undang ini adalah mereka ada seniman dan penemu seni budaya yang turut berpartisipasi dalam kemajuan kebudayaan Kota Malang," ucapnya.

Untuk itu, pembinaan nanti akan fokus kepada penguatan identitas kebudayaan di Kota Malang.

Mereka akan dilatih dan dibina agar melahirkan WBTB di Kota Malang agar tidak diklaim oleh daerah lain.

Melalui WBTB inilah nantinya para seniman, komunitas dapat lebih mudah dalam melestarikan ragam kebudayaan.

"Misalkan ada komunitas merasa tidak ada biaya atau sebagainya, nanti bisa lebih mudah. Karena dipusat WBTB ini sangat penting. Misalkan komunitas itu memiliki seni jaranan. Dan itu harus segera diklaim. Jangan sampai itu diklaim oleh orang lain," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved