Breaking News:

Advertorial

Bank Jatim Ikut Berperan Aktif dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)

Bank Jatim dan OJK Jatim memantau program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari Pemerintah

Bank Jatim
Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha bersama Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur Bambang Mukti Riadi menyerahkan secara simbolis SPPK Debitur Bank Jatim kepada petani sayur di Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM - Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari Pemerintah untuk mengurangi dampak Covid-19 terhadap perekonomian. Selain penanganan krisis kesehatan, Pemerintah juga menjalankan program PEN sebagai respon atas penurunan aktivitas masyarakat yang berdampak pada ekonomi, khususnya sektor informal atau UMKM.

Dalam mendukung program tersebut, Bank Jatim bersama OJK melakukan tinjauan lapangan untuk memantau dan mendengarkan secara langsung kendala-kendala yang dihadapi di lapangan. Pada kesempatan kali ini, tinjauan diadakan di Kota Batu.

Kedatangan Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur, Bambang Mukti Riadi bersama Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha disambut Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko di Balai kota Among Tani, Rabu, 12 Agustus 2020.

“Terimakasih atas kunjungan OJK dan Bank Jatim yang akan melakukan tinjauan lapangan untuk mengetahui sektor potensial di Kota Batu dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional” sambut Dewanti.

Rangkaian survey ditetapkan dengan mengunjungi beberapa pelaku usaha untuk mengetahui sektor potensial, di antaranya pertanian sayur Desa Sumberbrantas, perkebunan jeruk Desa Punten, perkebunan apel Desa Bumiaji, pengrajin kayu Desa Rejoso dan Kusuma Agro Industri di Batu.

“Di sini kami bersama-sama melakukan tinjauan untuk seleksi pelaku usaha potensial yang mampu mengelola kredit dan layak mendapatkan dana PEN dari Bank Jatim” sambung Bambang.

Total dana Pemulihan Ekonomi Nasional yang akan disalurkan oleh Bank Jatim sebesar Rp 4 Triliun.

Dana tersebut disalurkan untuk sektor produktif, sektor perdagangan, maupun sektor pariwisata di wilayah Jawa Timur.

“Tinjauan Lapangan ini untuk mengetahui sektor mana yang berpotensi besar untuk mendapatkan penyaluran dana PEN yang dikelola Bank Jatim, di mana hingga saat ini Bank Jatim telah melakukan mapping khusus pada sektor UMKM sebesar Rp 800 M” ujar Ferdian. (*)

Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved