Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Kronologi Saluran Air Berlubang Jalan Simpang Sukun, Kota Malang, Sempat Dikira Ada Ikan

Saluran air berlubang dan ambrol di Jalan Simpang Sukun RT 1 RW 4 Kelurahan Sukun, Kota Malan

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Warga menyumbat lubang air yang mendadak muncul di tengah saluran air di Jalan Simpang Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Sabtu (15/8/2020) 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Saluran air berlubang dan ambrol di Jalan Simpang Sukun RT 1 RW 4 Kelurahan Sukun, Kota Malang, Sabtu (15/8/2020) pukul 07.00 WIB.

Akibatnya air yang mengalir dari arah utara menuju selatan, malah justru masuk ke dalam lubang tersebut.

Lubang tersebut berada di tengah saluran air, dan memiliki ukuran panjang dan lebar sekitar 1 x 1 meter.

"Saat itu saya jalan kaki di dekat saluran air tersebut. Tahu-tahu muncul gelembung udara dalam jumlah banyak. Saya kira itu ikan, ternyata lubang dan seluruh air langsung masuk ke dalam lubang itu," ujar Nur Aji Prayoga (22), seorang warga kepada SURYAMALANG.COM.

Akhirnya dia bersama warga sekitar langsung melaporkan hal tersebut kepada ketua RT.

Lalu mereka menelusuri ke mana tujuan air setelah masuk ke dalam lubang.

"Kemungkinan lubangnya itu memiliki kedalaman cukup dalam. Bahkan tadi ada warga mencoba menyumbatnya dengan memakai genting. Gentingnya malah justru hanyut seluruhnya masuk ke dalam lubang," jelasnya.

Beberapa warga menduga bahwa air setelah masuk ke dalam lubang, air itu mengalir menuju ke arah gorong-gorong yang berada di pinggir Jalan Sudanco Supriyadi.

"Tadi ada warga inisiatif membuka penutup gorong gorong di pinggir Jalan Sudanco Supriyadi, yang berada di dekat lokasi kejadian. Seperti ada aliran cukup deras di dalamnya. Cuma kurang tahu lagi, apakah aliran deras itu berasal dari saluran air yang lubang tersebut atau tidak," imbuhnya.

Dirinya juga mengungkapkan di bagian lubang itu terlihat seperti ada pondasi bangunan.

Diperkirakan pondasi berasal dari sebuah bangunan yang berdiri di dekat saluran air itu.

Karena dikhawatirkan semakin membahayakan, warga pun berinisiatif untuk menyumbat lubang itu dengan memakai karung pasir.

"Tiga karung pasir langsung dilemparkan ke area lubang. Lumayan membantu, air sudah tidak masuk ke dalam lubang," jelasnya.

Kini dirinya bersama warga yang lain berharap perhatian dari instansi terkait. Untuk segera menambal lubang saluran air tersebut.

"Kami berharap BPBD Kota Malang atau Dinas PU Pengairan untuk segera memperbaiki lubang itu. Kalau dibiarkan, ditakutkan lubang akan makin membesar dan membahayakan rumah yang ada di sekitar saluran air," terangnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved