Breaking News:

Berita Malang

Berita Malang Hari Ini 17 Agustus 2020 Populer: Strategi Pemulihan UMKM & Pesan Sutiaji di HUT RI-75

Berikut berita Malang hari ini Senin 17 Agustus 2020 populer: strategi pemulihan UMKM dan pesan Sutiaji di HUT RI ke 75.

Suryamalang.com/kolase Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko dan Sutiaji 

Penulis: Sarah, Editor: Adrianus Adhi 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Berikut berita Malang hari ini Senin 17 Agustus 2020 soal strategi pemulihan UMKM.

Selain itu, berita Malang hari ini populer lain juga membahas pesan penting Sutiaji dan Sofyan Edi Jarwoko di HUT RI ke 75.

Terakhir, berita Malang hari ini mengulas ucapan terakhir korban hanyut Sungai Brantas bernama Samsul Arifin.

Selengkapnya, langsung saja simak uraian di bawah ini:

1. Strategi Pemulihan UMKM 

Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko dalam rapat koordinasi perangkat daerah, Camat dan Lurah se-Kota Malang di ruang sidang Balaikota Malang, (3/8/2020).
Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko dalam rapat koordinasi perangkat daerah, Camat dan Lurah se-Kota Malang di ruang sidang Balaikota Malang, (3/8/2020). (SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah)

Penguatan sektor ekonomi menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Malang di masa pandemi Covid-19 ini.

Hal itu senada dengan instruksi Presiden Jokowi yang meminta penguatan di sektor ekonomi.

Presiden Jokowi menyampaikannya ketika melakukan pidato kenegaraan pada sidang bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat kemarin (14/8/2020).

Salah satu sektor yang akan dikuatkan dalam penguatan ekonomi di Kota Malang ialah pemulihan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Wali Kota Malang, Sutiaji menyampaikan dalam pemulihan UMKM ini yang lebih banyak disentuh dalam bidang ekonomi kreatif.

Pihaknya akan melakukan pemantauan dan pembinaan kepada UMKM di masa pandemi Covid-19.

Termasuk melakukan pengklasifikasian UMKM dengan memetakan UMKM yang mandiri dan yang belum mandiri.

"Program mengklasifikasikan UMKM ini sebenarnya sudah kami dengungkan setahun lalu. Jadi kami ingin mengangkat usaha mereka dari mikro menjadi kecil," ucap Sutiaji kepada SURYAMALANG.COM.

Untuk itu, strategi yang akan dilakukan oleh Pemkot Malang ke depan ialah melakukan identifikasi terhadap UMKM.

Serta memberikan stimulus seperti melakukan pelatihan dan pembinaan melalui online di tengah pandemi Covid-19.

Dengan harapan, pertumbuhan ekonomi di Kota Malang bisa meningkat dan lebih stagnan.

"Pelan tapi pasti, ini sudah kita lakukan identifikasi. Termasuk E-commerce yang sudah kami jalankan," ucapnya.

Saat ini pertumbuhan ekonomi di Kota Malang disampaikan Sutiaji telah bergerak di angka 2.

Dengan pemulihan di sektor UMKM tersebut, Sutiaji optimis pertumbuhan ekonomi di Kota Malang bisa mencapai angka 3-4 pada akhir tahun nanti.

Keyakinan Sutiaji tersebut juga diimbangi oleh daya beli masyarakat di Kota Malang yang cukup tinggi.

Terutama dalam pembelian produk-produk lokal di Kota Malang.

Serta imbauan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Malang yang diwajibkan untuk membeli produk lokal dan berbelanja di pasar rakyat.

"Minat beli masyarakat masih tinggi. Ini yang harus kami apresiasi. Kami yakin lambat laun pertumbuhan ekonomi kita akan naik," ucapnya.

Sementara itu, sejumlah program kini sedang gagas oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) dalam memulihkan UMKM di Kota Malang.

Program-program tersebut berkaitan dengan workshop, dan webinar yang di dalamnya terdapat sebuah pelatihan secara online.

"Ini sedang kami siapkan. Jadi bagaimana para UMKM ini dapat memasarkan produknya, agar meningkatkan daya tarik masyarakat untuk membelinya," ucap Fahmi Fauzan, Kepala Bidang Perindustrian Diskopindag Kota Malang.

Beberapa UMKM di Kota Malang dikatakannya, juga banyak yang banting setir dengan menyesuaikan kondisi di masa pandemi Covid-19.

Seperti UMKM yang fokus di bidang konveksi, kini beralih dengan memproduksi masker kain dalam jumlah besar.

Hal itu membuat, pertumbuhan ekonomi di Kota Malang tidak menurun secara drastis saat pandemi Covid-19 ini.

Mengingat, para UMKM tersebut sudah dibekali oleh inovasi dalam mengembangkan usahanya, hasil dari pelatihan yang dilakukan oleh Pemkot Malang.

"Dari catatan kami, ada sekitar 12 persen Industri Kecil Menengah (IKM) yang banting setir. Dan usaha yang paling banyak mereka lakukan di bidang konveksi dan makanan cepat saji," imbuhnya.

"Harapan kami, pelan namun pasti, ekonomi di Kota Malang perlahan mulai tumbuh. Karena pasar-pasar tradisional di Kota Malang juga tetap buka dan roda perekonomian bisa tetap berjalan," tandasnya.

2. Pesan Sutiaji di HUT RI-75

Wali Kota Malang, Sutiaji.
Wali Kota Malang, Sutiaji. (SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar)

Bangsa Indonesia akan merayakan hari lahir ke-75 tahun pada 17 Agustus 2020.

Wali Kota Malang, Sutiaji, dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko turut memberikan ucapan atas hari kemerdekaan ke-75 RI.

Mereka kompak menyuarakan akan pentingnya masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan.

Mengingat, perayaan HUT RI-75 tahun ini dirayakan pada saat pandemi global Covid-19.

"Disiplin adalah keharusan, di tengah pandemi Covid-19 ini, kita harus memberikan contoh bagi kehidupan untuk diri sendiri dan lingkungan," ucap Sutiaji kepada SURYAMALANG.COM.

Apa yang dimaksud oleh orang nomor satu di Kota Malang itu ialah mengimbau masyarakat agar disiplin menerapkan prokotol kesehatan.

Seperti memakai masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir dan menerapkan physical distancing (jagar jarak).

"Vaksin dari Covid-19 adalah kedisplinan. karena yang bisa memutus mata rantai Covid-19 adalah diri kita sendiri," tegas Sutiaji.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar dapat beradaptasi di masa pandemi Covid-19 ini.

Adaptasi yang dimaksud tersebut ialah mematuhi protokol kesehatan agar menjadi sebuah kebiasaan.

"Kami selalu mengimbau dari awal, bahwa filosofinya kita harus beradaptasi di masa pandemi Covid-19, agar menjadi sebuah kebiasaan," ucapnya.

Mengubah sebuah kebiasaan dikatakan oleh pria yang akrab disapa Bung Edi tersebut bukanlah hal yang mudah.

Oleh karenanya, Sofyan Edi Jarwoko dengan Wali Kota Malang, akan terus melakukan imbauan-imbauan kepada masyarakat sampai Covid-19 benar-benar musnah dari bhumi Arema.

Pihaknya juga akan mengajak influencer dari Kota Malang, agar turut serta mengkampanyekan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Memang mengubah kebiasaan tidak mudah, meski kami sudah lakukan imbauan. Maka dari itu, kami lakukan kampanye memakai masker secara masif agar masyarakat bisa lebih disiplin," tandasnya.

3. Ucapan Terakhir Korban Hanyut Sungai Brantas

Lokasi korban hanyut terbawa arus sungai Brantas. Nampak beberapa tim penolong berada di sekitar lokasi kejadian, Minggu (16/8/2020).
Lokasi korban hanyut terbawa arus sungai Brantas. Nampak beberapa tim penolong berada di sekitar lokasi kejadian, Minggu (16/8/2020). (TribunJatim/Kukuh Kurniawan)

Samsul Arifin (22) sempat pamit kepada ayahnya, Ali (58) sebelum hanyut di Sungai Brantas dekat Jembatan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Minggu (16/8/2020).

Pria asal Baran Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang itu datang ke Sungai Brantas bersama ayahnya untuk menjaring burung.

Korban sempat pamit untuk mencuci tangan dan kaki di dekat arus sungai.

Sedangkan sang ayah menunggu di pinggir sungai.

Diduga korban terpeleset dan terjatuh, lalu hanyut terbawa arus Sungai Brantas.

"Korban sempat mengucapkan 'aku mulih sik (aku pulang dulu)' kepada ayahnya. Setelah mengucapkan itu, korban jatuh ke sungai," kata Solikin (54), seorang warga kepada SURYAMALANG.LCOM/

Solikin baru setahun menikah.

"Tadi istri dan keluarga korban juga datang ke lokasi," bebernya.

Sampai saat ini petugas dan warga masih mencari korban.

Medan pencarian terbilang sangat berat.

Arus sungai sangat deras, dan lokasi dikelilingi tebing yang curam dan licin.

Petugas menemukan baju korban di titik awal korban mencuci tangan dan kaki.

(Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah/Kukuh Kurniawan/Sarah/SURYAMALANG.COM)

Penulis: Sarah Elnyora
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved