Breaking News:

Berita Sidoarjo Hari Ini

Penyelundupan Baby Lobster Lewat Bandara Juanda Berhasil Digagalkan, NIlainya Capai Rp3 Miliar

Diketahui jumlahnya 38.252 ekor, dengan rincian 38 plastik besar masing-masing berisi 1.000, dan 1 plastik kecil berisi 252. Nilanya sekitar Rp 3 M

Penulis: M Taufik | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/M Taufik
Penyelundupan baby lobster terbongkar lagi lewat Bandara Juanda, Senin (17/8/2020). 

Penulis : M Taufik , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Petugas kembali menggagalkan upaya penyelundupan baby lobster lewat Bandara Juanda, Senin (17/8/2020).

Haeru Rojikin, pria 44 tahun asal Jalan MH Thamrin Banyuwangi diamankan petugas Avsec dan Satgaspam Bandara Juanda karena kedapatan membawa 38.252 ekor baby lobster tanpa dokumen.

"Pelaku adalah penumpang Lion Air JT-791. Dia membawa koper warna abu-abu yang didalamnya berisi baby lobster jenis Pasir. Dibungkus dalam 39 plastik," kata Dansatgaspam Bandara Internasional Juanda Mayor laut ( T) Fery Hermawan.

Ceritanya, pelaku bersama dua temannya tiba di Terminal 1 Bandara Internasional Juanda Sidorajo dengan menggunakan mobil Pajero warna Hitam Nopol B 805 HTK.

Sekira pukul 06.10 WIB, dia masuk melalui pintu keberangkatan domestik. Sampai di pos pemeriksaan Rapid Test oleh KKP 1 Bandara, petugas mulai curiga.

Pukul 06.15 WIB Haeru masuk melalui pemeriksaan Xray no.3, kecurigaan petugas semakin kuat karena ada barang semacam baby lobster terdeteksi.

"Dia kemudian dibawa dan dimintai keterangan. Saat diperiksa, kopernya dibuka, memang berisi baby lobster. Dan yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan dokumen atas barang yang dibawanya itu," lanjutnya.

Pelaku kemudian diamankan, dan barang buktinya dibawa ke kantor BKIPM untuk dilakukan penghitungan.

Hasilnya diketahui jumlahnya 38.252 ekor, dengan rincian 38 plastik besar masing-masing berisi 1.000, dan 1 plastik kecil berisi 252.

Barang itu nilanya sekira Rp 3.825.200.000.

"Barang bukti itu kemudian kita serahkan kepada Kasi Pengawasan, Pengendalian Dan Informasi Balai KIPM Surabaya I untuk proses lebih lanjut. Termasuk pelakunya juga diproses di BKIPM," urai Fery Hermawan.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved