Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Sigfreda Jacqueline Harus Minta Izin Setengah Mati Demi Ikut Turnamen Game

Sigfreda Jacqueline (20) sangat menyukai game. Awalnya mahasiswi Jurusan Hukum Universitas Surabaya (Ubaya) ini bermain game hanya sebagai hiburan.

Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Mohammad Zainal Arif
Mahasiswi Jurusan Hukum Universitas Surabaya (Ubaya), Sigfreda Jacqueline 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sigfreda Jacqueline (20) sangat menyukai game.

Awalnya mahasiswi Jurusan Hukum Universitas Surabaya (Ubaya) ini bermain game hanya sebagai hiburan.

"Karena main terus, lama-lama menjadi hobi. Sampai saya kepikiran untuk masuk e-sport," kata Sigfreda Jacqueline kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (21/8/2020).

Cewek yang akrab disapa Leen ini suka game sejak kecil.

Leen telah memainkan berbagai macam game sesuai perkembangan zaman.

"Dulu saat waktunya xbox, saya bermain xbox. Lalu muncul PS1, saya juga main, sampai akhirnya muncul game mobile, mulai COC, Clash Royale, sampai saat ini Mobile Legends," ungkap cewek berzodiak Taurus ini.

Namun, Leen sering terhalang pembatasan waktu bermain yang diberikan orang tuanya.

"Sering saya dimarahin karena main game sampai lupa waktu. Saat saya mau ikut turnamen juga harus minta izin setengah mati," ujar cewek asal Lamongan tersebut.

Leen bergabung di Siren Esport.

"Kebetulan Siren Esports sedang fresh, dan belum ada divisi Mobile Legend Ladies. Akhirnya saya bersama tim yang sudah sering latihan bersama mengajukan diri untuk bergabung, dan akhirnya mendapat ACC."

"Kami resmi menjadi pemain Siren Esport pada November 2019," terang cewek peraih 8th di Mobile legends Campus Championship 2020 Indonesia itu.(Mohammad Zainal Arif)

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved