Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Soal Polemik Petani Jeruk, Begini Kata Kades Selorejo Malang

Kepala Desa Selorejo, Bambang Soponyono, mempertanyakan keabsahan kuitansi pembayaran sewa lahan yang dimiliki oleh petani jeruk.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
Petani jeruk asal Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Ali Machrus, menunjukkan surat pemanggilan terkait tuduhan pencurian jeruk, Rabu (22/7/2020). 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Kepala Desa Selorejo, Bambang Soponyono, mempertanyakan keabsahan kuitansi pembayaran sewa lahan yang dimiliki oleh petani jeruk.

"Kalau ada silakan bisa ditunjukkan bukti membayar sewa. Mereka punya buktinya kenapa tadi tidak ditunjukkan?" tanya Bambang ketika ditanya wartawan, Selasa (25/8/2020).

Seusai mengikuti mediasi yang digelar Pemkab Malang, Bambang menyebut belum ada solusi yang tampak.

"Jalan tengahnya belum," ujar Bambang.

Dirinya juga mengaku telah mememiliki catatan riwayat sewa lahan.

Bambang menjelaskan kronologi pembayaran sewa yang dilakukan para petani jeruk.

Ada tiga lahan yang disewa.

"Ada tiga lokasi. Satu lokasi mulai 2018, tak bayar. Satunya sejak 2019 membayar. Ada yang membayar hingga 2019 saja," kata Bambang. 

Bambang juga tak menolak petani jeruk melakukan perpanjangan sewa.

"Masih bisa memperpanjang dengan syarat bisa membayar sewa pada saat jatuh tempo," terang Bambang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved