Berita Malang Hari Ini

Bea Cukai Malang Bakal Bentuk Kawasan Industri Hasil Tembakau, Siapkan Lahan 5 Hektar di Gondanglegi

KPPBC TMC Malang telah menyiapkan lahan seluas 5 hektar di Gondanglegi, Kabupaten Malang untuk dijadikan sebagai Kawasan Industri Hasil Tembakau

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dyan Rekohadi
Tribun Jatim/Kukuh Kurniawan
Kepala KPPBC TMC Malang, Latif Helmi 

Penulis : Kukuh Kurniawan , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang (KPPBC TMC Malang) akan membentuk Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT).

Kawasan itu dibentuk untuk menekan peredaran rokok ilegal.

Kepala KPPBC TMC Malang, Latif Helmi mengungkapkan peredaran rokok illegal yang ada di kawasan Malang Raya, disebabkan karena minimnya lahan yang dimiliki warga.

"Syaratnya harus 200 meter persegi, kalau mau jadi industri legal. Akan tetapi produsen rokok ilegal tidak memiliki lahan hingga seluas itu," ujar Latif Helmi, Rabu (26/8/2020).

Oleh karena itu pihaknya telah menyiapkan lahan seluas lima hektar di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

"Lahan tersebut akan dijadikan sebagai Kawasan Industri Hasil Tembakau. Sehingga mereka (produsen rokok ilegal) itu dapat menjalankan usahanya secara legal," jelasnya.

Dirinya menerangkan bahwa penyediaan lahan itu merupakan bentuk kerjasama antara KPPBC TMC Malang dan Pemerintah Kabupaten Malang.

"Mengapa kami memilih lokasi di Kecamatan Gondanglegi, karena peredaran rokok ilegal itu cukup banyak. Dan lahannya juga masih cukup banyak di sana," tambahnya.

Dirinya juga mengungkapkan program Kawasan Industri Hasil Tembakau tersebut akan baru berjalan pada 2021.

"Pertengahan tahun 2021 paling baru mulai jalan. Dan nanti akan sampaikan cara pendaftaran program tersebut," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved