Breaking News:

Berita Gresik Hari Ini

Tengah Malam Bapak Bangunkan Putrinya Lalu Menelanjanginya, Celurit Jadi Saksi Bisu Perbuatan Dosa

Tengah Malam Bapak Bangunkan Putrinya Lalu Menelanjanginya, Celurit Jadi Saksi Bisu Perbuatan Dosa di Gresik

Penulis: Sugiyono | Editor: eko darmoko
Shanghaiist
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Terdakwa MS (46), warga Kecamatan Menganti, Gresik, dituntut hukuman penjara selama 8 tahun.

Tuntutan ini ia dapatkan dari jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan, Kamis (27/8/2020).

MS didakwa telah menyetubuhi anaknya.

Tuntutan tersebut dibacakan Jaksa Apri Ando.

Bahwa, terdakwa MS diduga secara sah dan menyakinkan telah melakukan perbuatan pidana kekerasan dalam rumah tangga, melanggar Pasal 46 Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2004, tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, juncto pasal 8 huruf (a), jis pasal 5 huruf (c).

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa MS selama 8 tahun, dikurangi selama terdakwa menjalani hukuman," kata Apri Ando, dalam membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Gresik.

Jaksa Apri Ando juga meminta kepada majelis hakim untuk mengamankan barang bukti celurit dengan panjang 50 sentimeter untuk dimusnahkan.

"Meminta terdakwa untuk tetap ditahan dan membayar biaya perkara sebesar Rp 5.000," imbuhnya.

Sementara, Lukman, tim Posbakum Pengadilan Negeri Gresik Juris Law Firm, mengatakan akan menyampaikan pembelaan pada sidang pekan depan.

"Kita akan sampaikan pembelaan secara tertulis dalam sidang pekan depan," kata Lukman.

Diketahui, perbuatan terdakwa menodai anaknya ditangani jajaran Polsek Menganti sejak Maret 2020.

Saat itu, pada suatu hari pukul 23.30 WIB terdakwa MS membangunkan putrinya yang sedang tidur bersama ibunya.

Kemudian, terdakwa membungkam mulut korban agar tidak berteriak.

Terdakwa juga membawa celurit untuk menakut-nakuti putrinya agar tidak berontak saat ditelanjangi.

Dan mengancam akan mengusir dari rumah bersama suaminya jika tidak memenuhi nafsu birahi bapaknya.

Akhirnya, perbuatan asusila yang sudah berlangsung puluhan kali dilaporkan ke Polsek Menganti.

Dan kini tinggal tunggu vonis dari pengadilan.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved