Breaking News:

Berita Tulungagung Hari Ini

Dinkes Tulungagung akan Evakuasi 13 ODGJ yang Kembali Alami Pemasungan

Sebanyak 13 pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) asal Kabupaten Tulungagung kembali menjadi korban pemasungan

Penulis: David Yohanes | Editor: isy
david yohanes/suryamalang.com
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Didik Eka. 

SURYAMALANG.COM | TULUNGAGUNG - Sebanyak 13 pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) asal Kabupaten Tulungagung kembali menjadi korban pemasungan. Mereka sebelumnya sudah pernah dibebaskan dari pasung, dan diobatkan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Malang.

Temuan 13 ODGJ yang kembali dipasung ini diungkapkan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Didik Eka, Jumat (28/8/2020).

"Mereka sempat dibawa berobat ke RSJ, kemudian kondisinya dianggap tidak berubah. Oleh keluarganya kembali dipasung," terang Didik.

Dinkes Tulungagung telah membebaskan 59 ODGJ dari pasung pada tahun 2017.

Setelah dianggap bisa mandiri mereka dikembalikan ke keluarga.

Namun 13 orang ini mengalami repasung karena berbagai alasan, salah satunya keluarga kurang memberikan dukungan.

"Ada yang kambuh dan dianggap membahayakan orang lain. Termasuk tidak ada dukungan keluarga," sambung Didik.

Dinas Kesehatan akan kembali membebaskan mereka dari pasungan.

Rencananya mereka akan kembali dikirim ke RSJ Malang, agar mendapatkan pemulihan kondisi kejiwaannya.

Jika tidak ada perubahan, 13 ODGJ ini akan dievakuasi minggu depan.

"Kami sedang melakukan persiapan. Insya'allah minggu depan akan kami bawa ke RSJ," ujar Didik.

Untuk kepentingan pengobatan mereka ke Malang, tim Dinkes harus memastikan mereka bebas Covid-19.

Karena itu tim yang disiapkan juga harus melakukan tes swab terhadap para ODGJ ini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved