Berita Malang Hari Ini

Seleksi Pemain Arema FC Akademi di Kampus ITN 2 Malang, 170 Peserta Datang dari Berbagai Daerah

Tercatat ada 170 anak yang mengikuti seleksi. Mereka datang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Pontianak juga Malang Raya.

SURYAMALANG.COM/Humas ITN Malang
Kegiatan seleksi calon siswa Akademi Arema di lapangan kampus 2 ITN Malang. 

Penulis :  Sylvianita Widyawati , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Proses calon siswa baru Akademi Arema FC dilangsungkan di lapangan sepakbola kampus 2 ITN Malang , Minggu (30/8/2020).

Tercatat ada 170 anak yang mengikuti seleksi. Mereka datang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Pontianak juga Malang Raya.

Wakil Rektor III ITN Malang Ir Fourry Handoko PhD menyatakan, kegiatan itu bagian dari kerjasama ITN Malang dengan Arema FC.

"Semoga kegiatan itu bisa menginspirasi mahasiswa ITN Malang agar lebih giat berolahraga. Serta mencetak prestasi di bidang olahraga disamping prestasi akademik," jelasnya, Minggu (30/8/2020).

 Riyan Meidi Wijaya, Wakil Manager Operasional Akademi Arema menjelaskan, ini adalah seleksi ke dua setelah sebelumnya dilakukan seleksi serupa pada Maret yang lalu.

Seleksi tahap kedua ini untuk mencari pemain dari angkatan atau tahun kelahiran 2005 sampai 2011.

Mereka dikelompokkan dalam tiga kelompok usia yakni U12, U14 dan U16.

"Mereka yang ikut seleksi seleksi hari ini menunggu hasil pengumuman dulu. Setelah lolos dan registrasi, baru bisa latihan rutin," terangnya.

Dijelaskan, Akademi Arema baru berlatih lagi pada Juli 2020 di lapangan bola ITN Malang.

Dengan memanfaatkan lapangan bola milik ITN Malang, maka Akademi Arema bisa terjadwal latihannya.

Sebab selama pandemi Covid-19, lapangan resmi Akademi Arema di kompleks militer belum dibuka.

Saat seleksi juga dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Diawali dengan pemeriksaan suhu. Peserta dan pengantar juga harus memakai masker, cuti tangan dan menghindari kerumuman.

"Arema FC dan ITN kan ada MoU kerjasama. Selama lapangan bisa dipakai, maka Akademi Arema memanfaatkannya dulu. Yang penting, anak-anak tetap bisa memgasah feeling bola lagi," kata alumnus Teknik Sipil S-1 ITN Malang angkatan 2000 ini.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved