Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Lapas Lowokwaru Malang akan Gelar Kompetisi Sepeda Downhill, Total Hadiah Rp 80 Juta

Lapas Kelas I Lowokwaru Malang akan menggelar kompetisi sepeda downhill di Lapas Terbuka Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) Ngajum.

istimewa/dok pribadi
Pesepeda downhill saat mencoba trek sepeda yang berada di Lapas Terbuka Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) Ngajum. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Lapas Kelas I Lowokwaru Malang akan menggelar kompetisi sepeda downhill. Rencananya, event tersebut akan digelar pada Jumat (18/9/2020).

Kompetisi downhill tersebut bertajuk HKND L'Sima Downhill Challenge 2020 ini akan digelar di lintasan sepeda gunung yang ada di Lapas Terbuka Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) Ngajum. Kepala Lapas Lowokwaru Malang, Anak Agung Gde Krisna, mengatakan kompetisi akan digelar setelah trek sepeda diresmikan oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.

"Jadi rencananya bapak Menteri Hukum dan HAM akan merencanakan trek sepeda tersebut pada 17 September 2020. Setelah diresmikan, trek tersebut akan kami gunakan untuk menggelar kompetisi downhill," kata Krisna kepada TribunJatim.com (grup suryamalang.com), Senin (31/8/2020).

Ia menjelaskan dalam event berkategori tingkat nasional tersebut, terdapat 11 kelas atau kategori yang dilombakan.

Mulai dari anak anak hingga untuk para atlet profesional.

"Kami sudah sebar informasi terkait kegiatan acara melalui media sosial dan ternyata pesertanya cukup banyak, mencapai lebih dari 50 peserta. Untuk biaya pendaftarannya sendiri sebesar Rp 300 ribu," tambahnya.

Selain itu dalam kegiatan tersebut, semua biaya akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak sponsor.

"Semua kegiatan dibiayai oleh sponsor, termasuk untuk hadiah atau rewardnya. Total hadiah yang diberikan dari semua kelas sebesar Rp 80 juta," jelasnya.

Karena saat ini masih dalam masa pandemi Covid 19, pihaknya akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam penyelenggaraan kompetisi tersebut.

"Tentunya kami wajibkan untuk semuanya menggunakan masker, termasuk para atlet. Bila tidak menggunakan masker, tidak kami perbolehkan masuk di area sini. Kami juga sediakan handsanitizer dan juga wajib menerapkan physical distancing," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved