Breaking News:

Berita Trenggalek Hari Ini

75 Motor Berknalpot Brong Ditilang: Pemilik Ganti Dulu di Polres Trenggalek Baru Boleh Bawa Pulang

Polres Trenggalek menilang 75 motor berknalpot brong dalam empat kali razia yang digelar sebulan terakhir

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: isy
aflahul abidin/suryamalang.com
Pemilik kendaraan mengangkat knalpot orisinil sebelum mengganti knalpot brongnya di Mapolres Trenggalek, Rabu (2/9/2020). 

SURYAMALANG.COM | TRENGGALEK - Satlantas Polres Trenggalek menilang 75 motor berknalpot brong dalam empat kali razia yang digelar sebulan terakhir. Dalam razia itu, polisi menilang 22 motor yang tidak memenuhi spesifikasi dan mengamankan motor-motor itu di Mapolres.

Para pemilik kendaraan roda dua itu datang ke Mapolres untuk mengganti sendiri knalpot dan komponen lain yang tidak sesuai, Rabu (2/9/2020). Sebagian besar motor yang knalpotnya diganti adalah motor sport. Tak hanya milik warga Trenggalek, beberapa kendaraan yang ditilang juga termasuk warga kabupaten sekitar.

Para pemilik motor itu menata kendaraannya di depan kantor Satlantas Polres Trenggalek. Setelah itu, mereka bersama-sama mengganti komponen kendaraannya itu. Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Randy Asdar mengatakan, penilangan terhadap motor brong itu untuk menciptakan keamanan dan ketertiban dalam berlalu lintas.

Dalam empat kali razia, polisi secara berturut-turut mengamankan 16 kendaraan di razia pertama, 21 razia kedua, 16 di razia ketiga, dan 22 razia keempat.

"Karena [knalpot brong] ini sangat mengganggu kenyamanan dalam berlalu lintas. Baik kenyamanan pengendara lain maupun warga yang sedang beristirahat," tutur Randy.

Untuk razia knalpot brong itu, polisi memilih waktu petang hingga malam hari di jalan-jalan utama di Trenggalek. Yakni mulai pukul 18.00 WIB sampai 01.00 WIB.

Setelah mengganti knalpot brong dengan knalpot orisinilnya, para pengemudi bisa membawa pulang kendaraannya masing-masing.

Tapi sebelum ini, mereka harus merusak knalpot brongnya sendiri. Hal ini agar knalpot tersebut tak bisa dipakai kembali.

"Kegiatan razia ini akan kami laksanakan sampai ke depan. Sampai Trenggalek betul-betul aman dan nyaman dalam berlalu lintas," ucap dia.

Randy mengimbau agar pengguna kendaraan di Trenggalek tak mengganggu ketertiban saat berlalu lintas.

"Sebab kami tidak akan menorerir pelanggaran yang membahayakan. Apalagi knalpot brong ini sangat mengganggu masyarakat trenggalek yang sedang beristirahat di malam hari," pungkasnya.

Salah satu pemilik motor berknalpot brong Dwi Purnomo mengaku ditilang di wilayah sekitar Kelurahan Sumbergedong.

Ia mengaku menggunakan knalpot brong untuk gaya-gayaan.

"Motor saya termasuk sport. Bagi saya sendiri kalau knalpotnya tidak ada suaranya, kurang garang," selorohnya.

Setelah ditilang, ia berencana untuk menggunakan knalpot orisinilnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved