Breaking News:

Pilwali Surabaya

Eri Cahyadi Langsung Mundur Sebagai ASN Meski Pensiun Masih 18 Tahun Lagi, Maju Pilwali Surabaya

Rencananya Eri akan menyerahkan surat pengunduran diri sebagai ASN pada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini hari ini begitu menerima surat rekom PDIP

ISTIMEWA
Pasangan Eri Cahyadi dan Armuji dari PDIP yang akan maju dalam Pilwali Surabaya 2020 

Penulis : Fatimatuz Zahroh, Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA  - Eri Cahyadi segera mengundurkan diri sebagai ASN sSetelah resmi menerima rekomendasi dari PDIP sebagai bakal calon Wali Kota Surabaya, Rabu (2/9/2020).

Salah satu pejabat Pemkot Surabaya itu siap mengajukan surat pengunduran diri sebagai ASN Pemkot Surabaya.

Rencananya Eri akan menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai ASN pada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini hari ini begitu menerima surat rekom resmi dari PDIP yang rencananya dilakukan sore ini di Taman Harmoni.

Pengajuan surat pengunduran diri tersebut sebagai bentuk komitmen bahwa dirinya serius akan menjalankan amanah dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan maju dalam Pilkada Surabaya 9 Desember 2020 mendatang.

“Amanah ini harus saya jalankan. Hari ini saya akan membuat surat pengunduran diri. Dan dengan ucapan bismillah saya akan meninggalkan jabatan ASN saya karena pensiun saya masih 18 tahun maka bismillah. Semoga Allah meridhoi,” tegas Eri, saat diwawancara usai pembacaan rekom PDIP.

Ia mengaku tidak ragu untuk mengajukan pengunduran diri tersebut. Sebab amanah yang diberikan padanya tentu bukan hal yang main-main.

Ia akan segera mengajukan surat pengunduran diri sehingga saat mendaftar ke KPU ia tidak melanggar aturan karena masih menyandang status ASN.

Lebih lanjut Eri mengatakan akan segera melakukan konsolidasi bersama Armuji, pasangannya yang diberi rekom PDIP sebagai bakal calon wakil wali kota Surabaya.

Pasalnya, hingga saat ini, lantaran fokus menjalankan tugas sebagai Kepala Bappeko Surabaya, Eri mengaku belum sempat melakukan konsolidasi resmi dengan Cak Ji.

Sebab meski banyak didorong dan dipasangkan maju dalam Pilwali Kota Surabaya, ia belum berani melakukan manuver politik karena statusnya sebagai ASN.

"Tentu Saya akan segera koordinasi dengan Cak Ji untuk komunikasi lebih detail. Menyatukan visi menyusun misi untuk membuat Surabaya menjadi lebih baik lagi," katanya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved