Sosok

Video Influencer Surabaya, Masayu Maya, Ketagihan Olahraga Berkuda

Influencer Surabaya, Masayu Maya, mengaku senang dengan hobi berkuda yang membuatnya ketagihan ini

Editor: isy
Mayang Essa/TribunJatim.com
Sosok Influencer Surabaya, Masayu Maya, saat melakukan latihan berkuda di Pandesa Riding School Surabaya, Rabu (2/9/2020). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Banyak orang mulai mencari kesibukan untuk mengusir bosan dan mengisi waktu luang di tengah pandemi corona seperti sekarang ini. Tak terkecuali Masayu Maya, Influencer asal Surabaya, ini terlihat asik melakukan hobi barunya yakni olahraga berkuda

Sembari memasang perlengkapan berkuda seperti helm, sarung tangan dan sepatu, health enthusiast kelahiran 15 Juli 1987 ini terlihat tidak sabar bertemu Splash. Splash yang ditunggu Masayu bukanlah artis, melainkan seekor kuda yang akan menemaninya berlatih di Pandesa Riding School Surabaya, Rabu (2/9/2020). 

Mencoba olahraga yang tidak sepopuler orang lain lakukan selama pandemi seperti bersepeda dan lari, Masayu mengaku senang dengan hobi yang membuatnya ketagihan ini.

“Sebelumnya sudah pernah coba bersepeda, tapi kurang pas, karena rute bersepeda pasti di tengah kota. Sementara selama pandemi ini butuh banget pemandangan dan suasana yang berbeda,” ungkap wanita yang berprofesi sebagai Presenter tersebut. 

Olahraga berkuda rupanya dipilih Masayu bukan tanpa alasan.

Ia mengaku berkuda memiliki sensasi berbeda dari olahraga lainnya. 

“Dari dulu aku selalu ambil olahraga yang selalu menggerakkan otak kanan dan kiri yang artinya semua bagian tubuh harus saling berkoordinasi seperti bagian tangan, kaki, dan bokong yang harus up and down dalam pergerakannya,” lanjutnya. 

Latihan berlangsung selama 45 menit.

Setelah itu, biasanya ada jeda sebentar agar kuda bisa beristirahat. 

“Latihannya seminggu tiga kali, tapi sekali latihan tenaga dan kalori yang dikeluarkan gila-gilaan,” ungkapnya. 

Wanita yang juga hobi pilates ini menilai, berkuda merupakan olahraga yang aman dilakukan.

Dalam penerapannya, jarak antar orang tidak mungkin berdekatan. 

“Saat berkomunikasi pun kami sangat jauh jaraknya. Apalagi dengan pelatih yang posisinya tidak sejajar dengan kita dalam memberikan arahan,” kata Masayu.

Berkuda sebenarnya memiliki beberapa manfaat lain.

"Kunci dalam olahraga berkuda ini harus fokus dan tetap tersenyum," pungkasnya.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mayang Essa

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved