Breaking News:

Pilkada Malang 2020

KPU Kabupaten Malang Berpacu dengan Waktu Selesaikan Verifikasi Faktual

KPU Kabupaten Malang menganlisa jika sengketa dengan Tim Malang Jejeg karena perbedaan persepsi metode perhitungan

SURYAMALANG.COM/M Erwin
Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini 

SURYAMALANG.COM | MALANG - KPU Kabupaten Malang menganlisa jika sengketa dengan Tim Malang Jejeg karena perbedaan persepsi metode perhitungan. Hasil verifikasi faktual tersebut masuk pada ranah sengketa.

"Metode juga ada beda persepsi. Perseorangan ingin adanya sensus. Sementara kami melaksanakan metode pengumpulan," terang Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini, ketika dihubungi pada Rabu (9/9/2020).

Anis juga merasa sangsi tentang keberadaan data berjumlah 45.000 yang disebut belum diverifikasi.

"Data yang harus kami verifikasi faktual ulang itu ada 45.000 yang katanya belum diverifikasi. Yang artinya itu tersebar di mana, berapa kecamatan, berapa desa, itu kami belum tau," jelas Anis.

Meski begitu, Anis menegaskan KPU Kabupaten Malang akan bertindak secara profesional, terutama melaksanakan putusan Bawaslu tentang sengketa.

"Yang pasti kami akan koordinasi internal, jadi mau tidak mau harus dilakukan," beber Anis.

KPU Kabupaten Malang butuh tambahan petugas pemungutan suara.

Jumlah petugas yang dibutuhkan masih dibahas secara internal.

Anis menerangkan, pihaknya kini berpacu dengan waktu.

Pasalnya, tahapan Pilkada Malang 2020 terus berjalan.

"Kami bisa mengangkat petugas pendukung peneliti. Namun untuk jumlahnya, kami menunggu data dukungan dari perseorangan," tutur Anis.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved