Breaking News:

Pilkada Trenggalek 2020

1 Bakal Calon Kepala Daerah Pilkada Trenggalek 2020 Positif Corona, KPU Janji Jelaskan Senin Depan

KPU Trenggalek masih enggan memberi penjelasan terkait calon kepala daerah Pilkada Trenggalek positif corona

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: isy
suryamalang.com/Aflahul Abidin
Ketua KPU Kabupaten Trenggalek, Gembong Derita Hadi. 

SURYAMALANG.COM | TRENGGALEK - Salah satu bakal calon kepala daerah untuk Pilkada Trenggalek 2020 dinyatakan positif Covid-19. Fakta itu dikonfirmasi Ketua KPU Jatim Choirul Anam, Jumat (11/9/2020).

Sementara itu, KPU Trenggalek masih enggan memberi penjelasan terkait hal tersebut. Ketua KPU Trenggalek Gembong Derita Hadi, saat dikonfirmasi, mengatakan akan memberikan penjelasan pada Senin (14/8/2020).

"Hari Senin saja, biar semuanya selesai," kata Gembong, kepada wartawan melalui pesan Whatsapp, Kamis (10/9/2020) sore.

Saat hendak dikonfirmasi di kantornya di Jalan Raya Trenggalek-Ponorogo Kamis (10/11/2020), Gembong pun enggan menemui.

Gembong beralasan, masih harus riwa-riwi ke Surabaya untuk mengurus berbagai hal terkait pelaksanaan Pilkada Trenggalek.

"Besok ke Surabaya lagi," terangnya.

Sementara saat dihubungi ulang Jumat (11/9/2020), Gembong tak merespons pesan maupun panggilan yang Surya kirim.

Surya memberitakan sebelumnya, Ketua KPU Jatim Choirul Anam pun membenarkan positifnya salah satu bakal calon di Pilkada Trenggalek.

"Di Jawa Timur yang positif kami pastikan ada tiga, karena yang lain sudah berproses tes kesehatan dan rata-rata sudah selesai prosesnya," kata Anam, Jumat (11/9/2020).

"Tiga bakal calon itu antara lain berasal dari Surabaya, Sidoarjo dan Trenggalek," kata Anam melanjutkan.

Komisioner KPU Jatim, Insan Qoriawan, pun membenarkan bahwa ada tiga bakal calon yang terindikasi positif Covid-19. Sebelumnya, KPU baru menyebut dua bakal calon yang terindikasi Positif.

"Kami baru saja mendapatkan laporan berdasarkan hasil swab yang disampaikan pada saat mendaftar. Ada satu tambahan yang terkonfirmasi positif. Tiga bakal calon ini dari daerah berbeda," kata Insan dikonfirmasi terpisah.

Sebelumnya, dua nama yang terindikasi positif berasal dari dua daerah, yakni, Pilkada Sidoarjo (terungkap saat mendaftar) dan Pilkada Surabaya (terungkap saat tes swab pada pemeriksaan kesehatan di RSUD dr Soetomo Surabaya).

Atas temuan tersebut, masing-masing bakal calon akan mengikuti proses karantina selama dua pekan.

"Bakal calon tersebut akan kembali melanjutkan tahapan pencalonan setelah dinyatakan negatif," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved