Breaking News:

Berita Mojokerto Hari Ini

Kepergok Tak Pakai Masker saat Razia, 13 Pegawai Bank dan Salon Kota Mojokerto Didenda Rp 200 Ribu

Sebanyak 13 pelanggar protokol kesehatan tidak mengenakan masker di dalam perkantoran Bank dan salon Kota Mojokerto disanksi denda Rp 200.000

mohammad romadoni/suryamalang.com
Petugas gabungan (Relawan Penegak Disiplin Protokol Kesehatan) Polres Mojokerto Kota, TNI dan Satpol PP saat kegiatan penertiban terpadu di perkantoran Bank dan Salon Kota Mojokerto, Senin (14/9/2020). 

SURYAMALANG.COM | MOJOKERTO - Sebanyak 13 pelanggar protokol kesehatan tidak mengenakan masker di dalam perkantoran Bank dan salon Kota Mojokerto disanksi tegas berupa membayar denda Rp 200 ribu. Mayoritas pelanggar adalah karyawan Bank yang kepergok tidak mengenakan masker ketika aktivitas dalam ruangan maupun di luar kantor.

Mereka terjaring razia oleh Petugas gabungan bersama Polres Mojokerto Kota, anggota TNI dan Satpol PP Kota Mojokerto, Senin (14/9/2020). Kabid Ketentraman dan Penertiban Umum Satpol Pol PP Kota Mojokerto, Fudi Harijanto, menjelaskan kegiatan penertiban terpadu sesuai Perwali Nomor 55/2020 dan Inpres Nomor 06/2020 yang sasarannya adalah perkantoran Perbankan.

"Bagi 13 pelanggar kami kenakan sanksi denda senilai Rp.200, sesuai Perwali yang dibayarkan melalui DPPKA (Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset) Kota Mojokerto," ungkapnya di lokasi, Senin (14/9/2020).

Setidaknya, 13 pelanggar protokol kesehatan tersebut terjaring penertiban masker untuk penegakan protokol kesehatan ini menyasar lokasi berbeda di perkantoran jalan protokol Kota Mojokerto.

Adapun rincian pelanggar sesuai lokasi sebagai berikut:

1. Bank BPR Jatim (Bank UMKM Jawa Timur) Cabang Mojokerto Jalan Majapahit, jumlah pelanggar enam orang dan sanksi denda.
2. Bank Saudara Jl Majapahit, dua orang pelanggar disanksi denda.
3. Dua pelanggar disanksi denda lokasi di depan BPR Kurnia Dadi Arta Jl. Majapahit.
4. Bank Sinar Mas, Ruko Jalan Pahlawan, ada dua pelanggar disanksi denda.
5. Salon Orint, Ruko Jalan Pahlawan, satu pelanggar dikenakan sanksi denda.

Fudi mengatakan dari 13 pelanggar itu adalah staf dan ada jabatannya setingkat manager sehingga management bersangkutan juga dikenakan sanksi denda Rp.200 ribu.

Jika staf terkena sanksi maka management harus bertanggung jawab dan juga dikenakan sanksi denda.

Sebab, kalau staf terkena sanksi berarti manager juga harus dikenakan lantaran bertanggung jawab dengan staf sehingga kedepannya agar bisa mengawasi pekerjanya patuh protokol kesehatan.

"Sanksi management teguran jika kembali melanggar protokol kesehatan terancam sanksi pencabutan izin operasional. Namun denda tetap berlaku bagi management senilai Rp.200 ribu," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved