Berita Ponorogo Hari Ini

KTP Warga Ponorogo Bisa Disita saat Operasi Protokol Kesehatan, Uang Denda akan Masuk Kas Daerah

Masyarakat Ponorogo dituntut untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan seiring terbitnya Perbup Ponorogo

Editor: isy
Sofyan Arif Candra Sakti/TribunJatim.com
Sekda Ponorogo, Agus Pramono 

SURYAMALANG.COM, PONOROGO - Masyarakat Ponorogo dituntut untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan seiring terbitnya Perbup Ponorogo No 109/2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Dalam Perbup tersebut disebutkan, bagi pelanggar protokol kesehatan akan dikenakan denda sebesar Rp 50 ribu.

"Mekanismenya ketika ada seseorang tidak memakai masker, ketika ada pemeriksaan akan diberikan satu macam bukti surat keterangan tilang," kata Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono, Senin (14/9/2020).

Surat tersebut mempunyai tiga salinan, 1 surat dipegang Satpol PP, 1 surat dipegang pelanggar dan 1 surat dipegang Bidang Pendapatan BPPKAD Ponorogo. Untuk pembayarannya, pelanggar harus datang terlebih dahulu ke BPPKAD untuk mendapatkan kode rekening atau virtual akun dengan menunjukkan surat keterangan tilang lalu membayar melalui M-banking.

"Setelah itu bukti pembayarannya dipakai untuk mengambil KTP atau apapun yang disita di Kantor Satpol PP," lanjutnya.

Penggunaan sistem pembayaran online ini diterapkan untuk menghindari kerumunan dalam rangka pendisplinan Protokol Kesehatan.

Uang dari hasil tilang tersebut nantinya masuk kas daerah sebagai pendapatan yang nantinya akan dibelanjakan untuk penanganan Covid-19 di Ponorogo.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved